Prabowo Akan ke Minsk, Balas Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarusia Lukashenko

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kiri) saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kiri) saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan melakukan kunjungan balasan ke Belarusia setelah menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7).

"Yang Mulia Presiden Lukashenko, delegasi yang saya hormati, sekali lagi saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan kenegaraan Yang Mulia untuk kedua kalinya ke Indonesia. Tentunya saya juga akan membalas kunjungan ini," kata Prabowo dalam joint press statement di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7).

Prabowo mengatakan, kunjungan Lukashenko menjadi momentum untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Belarusia.

"Kunjungan ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus serta menghasilkan kerja sama konkret yang akan memberi manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," ujarnya.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima pulpen dari Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kiri) saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Luncurkan Peta Jalan Kerja Sama 2026โ€“2030

Prabowo mengatakan kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk perkembangan kerja sama politik sejak pertemuan mereka di Minsk pada tahun lalu.

"Hadirin yang saya hormati, dalam pertemuan hari ini saya dan Presiden Lukashenko telah membahas berbagai isu untuk memperkuat kemitraan Indonesia-Belarusia. Di bidang politik kami menyambut baik kemajuan yang telah dicapai sejak pertemuan kami di Minsk tahun yang lalu," katanya.

Salah satu hasil pertemuan tersebut ialah peluncuran peta jalan penguatan kerja sama Indonesia-Belarusia periode 2026-2030 yang akan menjadi kerangka hubungan bilateral selama lima tahun ke depan.

"Hari ini kedua negara telah meluncurkan peta jalan penguatan kerja sama Indonesia-Belarusia 2026-2030 yang akan menjadi kerangka bagi pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan. Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerja sama yang lebih terarah dan konkret," ujar Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima pulpen dari Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kiri) saat kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Selain membahas hubungan bilateral, kedua kepala negara juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu regional dan global.

"Saya dan Presiden Lukashenko bertukar pandangan mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama di tingkat kawasan dan global. Kami akan terus mendukung upaya-upaya untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas dunia," tandasnya.