Prabowo Gelar Ratas Virtual, Bahas Gempa NTT-Erupsi Gunung Anak Krakatau

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Bencana Alam secara daring pada Senin (7/9/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Bencana Alam secara daring pada Senin (7/9/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara virtual untuk memantau perkembangan sejumlah bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam rapat tersebut, Prabowo mendengarkan laporan terkini terkait gempa di Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, hingga kebakaran hutan dan lahan.

"Kita rapat melalui vicon, saya hanya ingin monitor bagaimana perkembangan, sekaligus mendengar situasi yang terkini," kata Prabowo, dalam tayangan langsung Youtube Sekretariat Presiden, Senin (7/9).

Prabowo menyebut Indonesia harus selalu siap menghadapi berbagai potensi bencana karena berada di kawasan cincin api atau Ring of Fire. Kondisi geografis tersebut membuat pemerintah perlu memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

"Ini adalah takdir kita, negara yang berada di lingkaran api, the Ring of Fire. Ini membawa kita untuk harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat," ujarnya.

Karena itu, Prabowo menegaskan pemerintah akan mengevaluasi kebijakan anggaran untuk memperkuat mitigasi bencana. Menurutnya, alokasi anggaran untuk kebutuhan tersebut perlu ditingkatkan secara signifikan.

"Berarti pelajaran kita bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," tegasnya.

Presiden Prabowo pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Bencana Alam secara daring pada Senin (7/9/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Prabowo juga menilai kemampuan pemerintah dalam merespons bencana saat ini semakin baik. Ia mencontohkan penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang menurutnya telah dilakukan secara cepat dan masif.

"Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu. Sekarang pun dibanding tahun-tahun yang dulu, respons kita sangat cepat," kata Prabowo.

Dalam rapat tersebut, Presiden didampingi secara langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kementerian Pertahanan RI, TNI Yusuf Jauhari.