Prabowo Rapat Bareng Menhan-Mendikti: Bahas Syarat Suku Dayak Jadi TNI-Karhutla

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan para Kepala Staf Angkatan beserta Menteri Kabinet Merah-Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Sabtu (29/8/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan para Kepala Staf Angkatan beserta Menteri Kabinet Merah-Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Sabtu (29/8/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Presiden Prabowo Subianto rapat bersama Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara, serta Sekretaris Kabinet di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (29/8).

Prabowo dalam rapat itu memberikan sejumlah arahan. Mulai dari meminta Bintara Pembina Desa (Babinsa) ikut mengedukasi masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan hingga rekrutmen suku Dayak jadi anggota TNI.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Prabowo meminta perkembangan penanganan sejumlah isu, termasuk karhutla di Indonesia.

"Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama," kata Teddy dikutip dari akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, Sabtu (29/8) malam.

Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan para Kepala Staf Angkatan beserta Menteri Kabinet Merah-Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Sabtu (29/8/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Selain karhutla, Prabowo meminta laporan mengenai penanganan sejumlah bencana. Di antaranya penanganan pascagempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta erupsi Gunung Merapi.

Teddy mengatakan Prabowo turut membahas penyesuaian syarat perekrutan masyarakat dari suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.

"Presiden Prabowo meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI," ucap Teddy.

Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima Jilah sang pemimpin besar suku Dayak seluruh Kalimantan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Sebelumnya, Prabowo menerima Panglima Jilah, pemimpin besar suku Dayak seluruh Kalimantan, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/8). Prabowo menerima aspirasi masyarakat Dayak dan langsung menginstruksikan beberapa hal.

"Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan pembangunan berbagai kebutuhan masyarakat Dayak Kalimantan sesuai permohonan Panglima Jilah," kata Teddy.

Beberapa instruksi yang disampaikan Prabowo adalah pembangunan jalan di daerah pedalaman, sekolah rakyat, hingga rumah adat. Ada juga permintaan warga Dayak untuk masuk menjadi TNI-Polri.