Pram Bakal Pangkas Jam Operasional CFD Rasuna Said Agar Tak Ganggu Ibadah Warga
·waktu baca 2 menit

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal mengkaji ulang waktu pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Pelaksanaannya akan berakhir lebih cepat agar tidak mengganggu aktivitas ibadah warga sekitar lokasi.
Pramono menjelaskan, antusiasme warga terhadap CFD Rasuna Said sangat tinggi. Namun sejumlah warga menyampaikan permintaan khusus berkenaan dengan jadwal ibadah Minggu pagi yang biasa dimulai pukul 10.00 WIB di kawasan tersebut.
“Antusiasme publiknya luar biasa, hanya memang ada permintaan terutama dari tempat-tempat di Rasuna Said yang ada, terkait ibadahnya. Ibadahnya biasanya dimulai dari jam 10.00 WIB,” kata Pramono kepada wartawan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5).
Merespons masukan itu, Pramono memastikan CFD Rasuna Said tetap dimulai pukul 05.30 WIB. Namun waktu berakhirnya akan dipercepat, menyesuaikan jadwal ibadah warga sekitar.
“Maka kami segera memutuskan untuk Rasuna Said pelaksanaan Car Free Day tetap dimulai 05.30, tetapi untuk selesainya pasti akan lebih cepat dari itu,” ujarnya.
Pramono mengatakan, skema CFD di Rasuna Said nantinya akan berbeda dengan kawasan Sudirman-Thamrin.
“Tetapi khusus untuk Rasuna Said tentunya saya mempertimbangkan masukan saran dari masyarakat yang akan beribadah pada hari itu. Dan pasti nanti berbeda dengan di Sudirman-Thamrin,” tegasnya.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih mengkaji terkait jam berakhirnya kegiatan CFD di masing-masing lokasi. Adapun perubahan waktu akan diputuskan sebelum 1 Juni 2026.
“Tetapi yang untuk Sudirman-Thamrin, kami akan mulai 05.30, selesai apakah jam 10.00 atau 09.30, nanti segera kami putuskan sebelum tanggal 1 Juni ini,” pungkasnya.
