Pramono Anung: Pemprov DKI Siapkan LPDP Jakarta Mulai 2027

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam jumpa pers usai acara Seminar Kebangsaan HKBP Menteng 2026, di Gereja HKBP Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam jumpa pers usai acara Seminar Kebangsaan HKBP Menteng 2026, di Gereja HKBP Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan program beasiswa LPDP Jakarta untuk membiayai anak-anak Jakarta untuk sekolah hingga ke luar negeri mulai 2027.

Hal tersebut diungkapkan Pramono saat menjadi pembicara utama dalam Seminar Kebangsaan HKBP Menteng 2026 di Gedung Gereja HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8).

“Mulai dengan tahun 2027 baru pertama kali saya mengeluarkan apa yang disebut dengan LPDP Jakarta. Jadi pemerintah DKI Jakarta akan menyekolahkan anak-anak Jakarta untuk sekolah ke luar negeri dan sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah DKI Jakarta,” kata Pramono dalam sambutannya, Sabtu (22/8).

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam jumpa pers usai acara Seminar Kebangsaan HKBP Menteng 2026, di Gereja HKBP Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Pramono meyakini pendidikan adalah dasar utama yang diperlukan untuk merubah nasib keluarga. Ia mencontohkan pengalamannya sendiri yang dapat menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi karena beasiswa pemerintah.

“Hanya dia bisa sekolahkan atau dia yang bisa sekolah di luar negeri, sekolah di Columbia, sekolah di perguruan-perguruan tinggi utama, pasti dia bisa menjadi lokomotif perubahan dalam keluarganya,” jelas Pramono.

“Saya ini anaknya guru SMA, tujuh bersaudara, enggak mungkin bisa sekolah S1, S2, S3 tanpa beasiswa dari pemerintah,” lanjut Pramono.

Karenanya, ia merasa bersyukur atas hal itu. Ia menegaskan hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, hingga bantalan sosial tidak boleh dikurangi.

“Jadi saya bersyukur untuk itu. Belajar dari itu maka saya di Balai Kota betul-betul hal yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, bantalan sosial, sama sekali tidak boleh dikurangi,” tegas Pramono.