Presiden dan Menlu Terima Dubes AS untuk ASEAN, Bahas Peningkatan Kerja Sama

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menerima Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di kediaman pribadinya di kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menerima Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin di kediaman pribadinya di kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026). Foto: Instagram/ @sekretariat.kabinet

Presiden Prabowo Subianto bersama Menlu Sugiono menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN, Kevin Kim, dan Kuasa Usaha ad interim (Chargé d'affaires ad interim) US Mission to ASEAN, Joy M. Sakurai, di kediaman Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (5/9) sore.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan dalam pertemuan itu membahas upaya penguatan hubungan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, sekaligus menjadi bagian dari upaya untuk terus memperkuat hubungan dan kemitraan strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat," tulis Teddy dalam akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Selain itu, Teddy menjelaskan, pertemuan ktu membahas upaya peningkatan kerjasama untuk memperkuat stabilitas hubungan di kawasan.

"Dalam pertemuan tersebut dibahas pula berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama antar kedua negara, termasuk dalam mendorong kerja sama dan stabilitas di kawasan, serta mempererat hubungan kedua negara yang berlandaskan prinsip saling menghormati dan kemitraan yang setara," ujarnya.

Teddy berharap pertemuan itu semakin memperkuat fondasi hubungan Indonesia-Amerika Serikat.

"Sekaligus mendorong kerja sama yang semakin erat, konstruktif, dan saling menguntungkan, baik secara bilateral maupun dalam mendukung perdamaian, stabilitas, dan kemajuan di kawasan," tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.