Program Papua Pintar: TNI Hadir Sebagai Tenaga Pendidik di Pedalaman Papua
·waktu baca 2 menit

TNI menggelar program Papua Pintar. Program ini mereka laksanakan untuk membantu keterbatasan tenaga pendidik di pedalaman Papua.
"Komando Operasi TNI HABEMA hadir di sekolah-sekolah pedalaman Papua sebagai tenaga pendidik di tengah berbagai keterbatasan guna berbagi ilmu, membangun kedekatan, serta menanamkan semangat kebangsaan kepada anak-anak Papua," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, lewat keterangannya, Selasa (12/5).
Di lanskap pedalaman yang sulit terjangkau itu, prajurit TNI tak hanya memberikan kemampuan dasar membaca, menulis, dan wawasan umum, tetapi juga menanamkan nilai persatuan, disiplin, cinta tanah air, serta semangat kebersamaan. Meski mengenakan seragam loreng, mereka berupaya hadir sebagai guru, sahabat belajar dan motivator untuk anak-anak Papua.
Program Papua Pintar ini dipimpin oleh Komandan Satgas Teritorial Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan. Lalu unsur yang terlibat adalah Batalyon Infanteri (Yonif) 751/VJS di Distrik Sentani, Yonif 753/AVT di Distrik Tomka, Yonif 113/JS di Distrik Pogapa, serta Yonif 121/MK di Distrik Kalimo. Semuanya berada di bawah kendali Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga.
Aulia juga menegaskan, TNI tak hanya hadir sebagai elemen pengamanan di Papua. Tapi, mereka juga ingin terlibat dan berkontribusi langsung untuk membangun sumber daya manusia di Papua.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Kami berharap anak-anak Papua tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas, percaya diri, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Papua serta Indonesia,” pungkasnya.
