Putin di Forum Ekonomi Rusia: Dunia Sedang Krisis, Dominasi Barat Mulai Goyah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato selama sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) di Saint Petersburg, Rusia (5/6/2026). Foto: Anastasia Barashkova/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato selama sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) di Saint Petersburg, Rusia (5/6/2026). Foto: Anastasia Barashkova/Reuters

Presiden Rusia Vladimir Putin menilai dunia sedang menghadapi krisis besar yang ditandai melemahnya model ekonomi global lama serta berkurangnya dominasi negara-negara Barat.

Berbicara dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) yang digelar pada 4-6 Juni 2026 di St. Petersburg, Rusia. Putin mengatakan perubahan besar dalam peta ekonomi dunia tidak lagi bisa dihentikan meski mendapat perlawanan dari sejumlah negara.

"Kita sedang menyaksikan transformasi mendasar dalam tatanan ekonomi global," kata Putin dalam keterangan yang diterima kumparan pada Senin (8/6), dari Russia Today.

Menurut Putin, sistem global yang dibangun setelah Perang Dingin semakin sulit beradaptasi dengan realitas dunia saat ini.

Ia menuding sejumlah negara menggunakan sanksi, hambatan perdagangan, dan pembatasan teknologi untuk mempertahankan posisi dominan mereka dalam ekonomi global.

Putin mencontohkan pembatasan terhadap perusahaan teknologi China, Huawei, sebagai salah satu bentuk persaingan yang tidak sehat.

"Ini bukan lagi persaingan yang adil, melainkan upaya menahan perkembangan pihak lain," ujarnya.

"Ini adalah jalan menuju konflik tanpa akhir, perang dagang, dan mungkin bukan hanya perang dagang," lanjutnya, memperingatkan bahaya praktik proteksionisme yang memicu ketidakstabilan global.

Soroti Dolar AS dan Munculnya Kekuatan Baru

Dalam pidatonya, Putin turut menyoroti menurunnya kepercayaan terhadap dolar AS di tengah meningkatnya penggunaan sanksi ekonomi oleh Washington.

"Kepercayaan terhadap dolar terus menurun," ujarnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato selama sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) di Saint Petersburg, Rusia (5/6/2026). Foto: Olga Maltseva/AFP

Menurutnya, semakin banyak negara kini mencari alternatif dalam perdagangan dan transaksi internasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap mata uang AS.

Ia juga menilai pusat pertumbuhan ekonomi dunia perlahan bergeser ke negara-negara berkembang, terutama di Asia, Timur Tengah, dan kawasan Global South.

Karena itu, Putin menyerukan pembentukan sistem ekonomi global yang lebih seimbang dan menghormati kedaulatan setiap negara.

"Kita perlu membangun tatanan dunia yang lebih adil dan terbuka bagi semua," kata Putin.

Pidato tersebut disampaikan Putin dalam SPIEF 2026, forum ekonomi terbesar Rusia yang tahun ini dihadiri lebih dari 24.500 peserta dari 142 negara.