Raja Juli soal Usulan PT Naik: Insyaallah PSI Siap, Pak Jokowi Full Endorse

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Sekjen PSI Raja Juli Antoni mengatakan, partainya siap mengikuti berapa pun besaran parliamentary threshold yang nantinya diputuskan DPR.

Menurutnya, PSI saat ini belum memiliki kursi di parlemen sehingga keputusan mengenai ambang batas tersebut berada di tangan DPR.

"Ya kami pada dasarnya kita tidak ada di parlemen, tidak ada di DPR ya. Apa pun yang diputuskan oleh parlemen, PSI insyaallah siap ya," kata Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (24/9).

Raja Juli mengatakan PSI juga siap menghadapi Pemilu 2029. Dia menyinggung pengalaman partainya mengikuti dua kali pemilu serta kepemimpinan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI.

"Apalagi insyaallah dengan pengalaman dua kali pemilu, sekarang ada Mas Kaesang sebagai Ketua Umum, dan kemudian Pak Jokowi insyaallah juga full meng-endorse PSI, insyaallah kami tidak ada masalah," ujarnya.

Presiden ke-7 RI Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandar Lampung di Pondok Rimbawan, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026). Foto: kumparan

Raja Juli Soroti Suara yang Tak Terwakili

Namun, Raja Juli mengatakan persoalan utama bukan semata-mata besaran parliamentary threshold. Dia menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menurutnya meminta formulasi lebih tepat agar suara pemilih tidak kehilangan representasi di DPR.

"Yang jadi persoalan adalah keputusan MK ya, yang terang-terang mengatakan bahwa perlu ada formulasi yang lebih tepat agar suara rakyat itu tidak mubazir, suara rakyat tidak sia-sia," katanya.

Raja Juli kemudian menyinggung jumlah suara yang menurutnya tidak mendapatkan representasi di DPR saat parliamentary threshold ditetapkan 4 persen. Dia mempertanyakan jumlah suara yang berpotensi tidak terwakili jika ambang batas dinaikkan menjadi 5 persen.

"Kan sudah ada tuh angkanya ya, sekitar 16 juta suara yang kemudian tidak ada representasinya di DPR dengan threshold empat persen. Kalau lima persen kira-kira berapa?" ujarnya.

Karena itu, Raja Juli menilai formulasi parliamentary threshold perlu mempertimbangkan aspek keadilan dan demokrasi. Meski demikian, dia kembali menegaskan PSI siap mengikuti keputusan yang diambil parlemen.

"Jadi saya kira formulasi yang berkeadilan dan demokratis saya kira itu menjadi penting. Tapi bagi PSI insyaallah ya, berapa pun kami siap fight di 2029," tutur Raja Juli.