Raja Salman Biayai Umrah 1.000 Jemaah Dunia, Termasuk dari Indonesia

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jemaah umrah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (19/5/2026). Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Jemaah umrah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Selasa (19/5/2026). Foto: Ibraheem Abu Mustafa/REUTERS

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud secara rutin mengundang sejumlah umat Islam di penjuru dunia untuk melaksanakan umrah atas biaya pemimpin Arab Saudi ini.

Tahun ini yang memasuki 1448 Hijriah, Raja Salman yang bergelar Pelayan Dua Masjid Suci ini juga mengundang seribu orang untuk menunaikan "haji kecil", termasuk dari Indonesia.

Program ini berada di bawah payung Program Tamu Pelayan Dua Masjid Suci untuk Haji, Umrah, dan Kunjungan, yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan.

Raja Salman memimpin rapat kabinet, 2024. Foto: X/@makkahregion

Saudi Gazette pada Rabu (24/6) melaporkan, program itu akan berlangsung empat tahap. Tahap pertama yang diundang 250 orang dari 16 negara Asia.

Ke-16 negara tersebut adalah Indonesia, Timor Leste, Filipina, Malaysia, Kamboja, Thailand, Vietnam, Myanmar, Laos, Singapura, Tiongkok, Jepang, Korea, Hong Kong, Taiwan, dan Mongolia.

Menteri Urusan Islam Arab Saudi, Syekh Abdullatif Al-Sheikh, berterima kasih kepada Raja Salman dan Putra Mahkota atas inisiatif ini.

Menurutnya, program ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam melayani umat Islam global, mempererat persaudaraan antar-bangsa Muslim, serta membangun komunikasi dengan para tokoh agama di seluruh dunia.

Undangan VVIP

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Mudi pada acara pelepasan Jemaah Umrah Tamu Undangan Raja Salman di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Selasa (2/1/2024). Foto: Asri Mayang Sari/Antara

Umat Islam yang diundang Raja Salman berumrah akan diperlakukan sebagai tamu negara (VVIP) dan seluruh biaya ditanggung penuh (gratis total).

Fasilitas gratis itu meliputi tiket pesawat, penginapan premium di dekat Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, visa, konsumsi dan transportasi, ziarah khusus hingga hadiah eksklusif.

Pada tahun 2024, ada 50 warga Indonesia yang diundang umrah gratis.

kumparan post embed