Rektor Ditangkap KPK, Unsoed Pastikan Kegiatan Akademik Berjalan Normal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) di Purwokerto, Jawa Tengah. Foto: epsgalery85/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) di Purwokerto, Jawa Tengah. Foto: epsgalery85/Shutterstock

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) memastikan seluruh kegiatan akademik berjalan seperti biasa usai rektor mereka dicokok KPK.

Sebelumnya, KPK mencokok Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Akhmad Sodiq dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sodiq diduga melakukan korupsi penerimaan mahasiswa baru.

Juru Bicara Universitas Jenderal Soedirman Dian Bestari mengatakan, Wakil Rektor Bidang Akademik (WR 1) Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas (WR 4) Waluyo Handoko saat ini berada di Purwokerto untuk memegang kendali kepemimpinan.

"Hal ini sekaligus menjadi klarifikasi bahwa tidak ada kekosongan kepemimpinan di Unsoed. Seluruh proses akademik dan layanan lainnya tetap berjalan normal seperti biasa," ujar Dian dalam keterangannya, Jumat (21/8).

Dia menjelaskan, proses pemeriksaan sepenuhnya berada di tangan KPK. Belum ada penjelasan resmi mengenai hal tersebut.

"Oleh karena itu, kami belum mengetahui perkara yang sedang diperiksa maupun status hukum pihak-pihak yang terlibat," jelas dia.

Namun, terlepas dari itu, pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang saat ini sedang dilakukan KPK.

"Terlepas dari kasus apa pun, Unsoed menghormati seluruh proses hukum yang sedang ditangani oleh KPK," kata Dian.