Respons Istana soal Isu Prabowo Reshuffle Kabinet Awal Agustus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mensesneg Prasetyo Hadi memberi keterangan pers di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Mensesneg Prasetyo Hadi memberi keterangan pers di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjawab isu yang beredar mengenai Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet di awal Agustus 2026.

Prasetyo mengeklaim belum akan ada reshuffle. Akan tetapi, kalaupun reshuffle terjadi, itu adalah untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong saat ini.

Adapun, saat ini jabatan Wamen Imipas kosong setelah Silmy Karim dicokok KPK karena kasus korupsi. Lalu, ada jabatan Wamentan yang kosong karena Sudaryono digeser ke Kepala BGN.

"Reshuffle? Sementara belum ada. Kalaupun, mohon maaf ya, kalaupun misalnya ada, barangkali untuk mengisi kekosongan-kekosongan dari beberapa posisi yang karena perubahan yang kemarin ditinggalkan oleh pejabat yang lama," ujar Prasetyo kepada wartawan di Kereta The Nusantara Explorer, Kamis (30/7).

"Ya contohnya seperti Wamentan gitu," sambungnya.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) memimpin pembacaan sumpah jabatan yang diikuti para pejabat yang dilantik pada pelantikan Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Meski demikian, Prasetyo kembali menekankan Presiden Prabowo belum berdiskusi mengenai rencana reshuffle.

"Oh iya itu (Wamen Imipas) juga kosong. Tapi memang terus terang kita belum, Bapak Presiden juga belum berdiskusi mengenai rencana adanya pergantian atau reshuffle kabinet," imbuh Prasetyo.