Sambangi SDN Gunung 01, Kapolda Metro Ajak Siswa Tertib-Saling Peduli

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto di SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto di SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto mengajak siswa-siswi SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, membangun karakter sejak dini melalui kebiasaan tertib, disiplin, dan peduli terhadap sesama. Pesan tersebut disampaikan dalam kunjungannya ke kelas I C, III A, dan VI C pada Senin (12/10) pagi.

Dadang berkesempatan melakukan tanya jawab dengan para siswa. Ia pun mengajak anak-anak bercerita tentang pandangan mereka terhadap polisi serta cita-cita yang ingin diraih.

Dadang juga mengenalkan polisi sebagai sahabat anak yang hadir untuk melindungi dan membantu. Interaksi tersebut juga diisi dengan pemberian hadiah kepada siswa yang menjawab pertanyaan dengan benar sebagai bentuk apresiasi dan dorongan untuk berani berbicara serta aktif belajar.

Salah satu kebiasaan yang ditekankan ialah menggunakan helm saat bepergian dengan sepeda motor, termasuk ketika dibonceng orang tua menuju sekolah. Dadang menjelaskan bahwa memakai helm bukan sekadar mematuhi aturan, melainkan kebutuhan untuk melindungi kepala apabila terjadi benturan atau kecelakaan. Para siswa juga diajak mengingatkan ayah dan ibu agar selalu memakai helm sehingga keselamatan menjadi kebiasaan bersama dalam keluarga.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto di SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

Dalam kesempatan itu, Dadang juga juga memperkenalkan pembentukan karakter melalui perilaku sederhana di sekolah dan tempat umum, seperti membiasakan antre, menghormati orang lain, mengingatkan kesalahan dengan cara yang baik, serta menolong teman yang mengalami kesulitan. Para siswa juga diajak menghargai perbedaan, bermain bersama tanpa mengucilkan siapa pun, dan berani meminta maaf serta memperbaiki diri ketika berbuat salah.

Dadang juga memotivasi siswa untuk tekun belajar dan berani menyampaikan cita-cita. Para siswa diajak berbagi kebiasaan belajar yang baik, antara lain memperbanyak membaca, membuat rangkuman pelajaran, berlatih, serta membatasi waktu bermain gim agar tidak berlebihan. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar sebagai bekal meraih masa depan.

Dalam pencegahan perundungan, siswa dikenalkan pada berbagai bentuk tindakan yang dapat menyakiti teman, mulai dari memukul, mengejek, mengucilkan, hingga mempermalukan melalui media sosial. Anak-anak diingatkan untuk tidak ikut menertawakan teman yang mengalami perundungan, melainkan membantu dengan cara yang aman dan segera memberitahukannya kepada guru.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto di SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

"Bercerita bukan mengadu, tetapi mencari pertolongan" menjadi pesan Kapolda dalam materi penyuluhan.

"Anak-anak didorong untuk berani meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya ketika mengalami perundungan, tersesat, maupun menghadapi kesulitan. Layanan Polisi 110 turut dikenalkan sebagai sarana meminta bantuan kepolisian yang dapat dihubungi dengan pendampingan guru atau orang tua," kata Dadang dalam keterangannya.

Kepada kepala sekolah dan guru, Dadang menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pembentukan etika, adab, dan kepedulian sosial sejak kelas I.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto di SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Foto: Dok. Istimewa

"Pembiasaan tersebut perlu ditanamkan melalui keteladanan dan praktik sehari-hari. Sikap sopan dan menghormati orang lain juga harus berjalan seiring dengan keberanian anak untuk bertanya serta menyampaikan persoalan. Sekolah diharapkan menyediakan ruang bercerita yang aman dan menindaklanjuti setiap laporan perundungan secara tepat," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menekankan pentingnya dukungan guru dan orang tua agar anak merasa aman untuk menyampaikan masalah serta memperoleh bantuan yang tepat.

"Sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, edukasi ini diharapkan mempererat kerja sama kepolisian, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Setiap anak perlu merasa didengar dan mengetahui bahwa mereka tidak harus menghadapi kesulitan seorang diri," tutur Budi.