Sejoli Pembuang Bayi di Bandungan Semarang Ternyata Baru Lulus SMA

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi penemuan mayat bayi perempuan di sebuah kebun di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Foto: Polres Semarang
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi penemuan mayat bayi perempuan di sebuah kebun di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Foto: Polres Semarang

Sejoli yang membuang bayi mereka di kebun di daerah Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, ternyata baru lulus SMA.

"Keduanya baru saja lulus sekolah," ujar Kasat Reskrim Polres Semarang AKP M. Bodia Teja Lelana saat dihubungi, Senin (7/9).

"Yang perempuan masih di bawah umur 17 tahun, yang laki-laki 19 tahun inisial WAP," jelas dia.

Keduanya diamankan di wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang, satu hari setelah jenazah bayi tersebut ditemukan.

"Keduanya memiliki hubungan pacaran. Diamankan oleh Sat Reskrim Polres Semarang dan Unit Reskrim Polsek Bandungan pada Jumat, 4 September 2026," kata Bodia.

Sebelumnya, sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di sebuah kebun di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Kamis (3/9).

Bayi itu ditemukan oleh seorang warga bernama Gendro Susanto (38) yang sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, ia curiga melihat gundukan tanah yang masih baru di kebun tersebut.

Merasa curiga, Gendro bersama warga lainnya kemudian menggali gundukan tanah tersebut dan menemukan jenazah bayi dalam posisi tertelungkup yang terkubur di dalam tanah. Tubuh bayi tersebut juga ditemukan dalam kondisi tertutup kain daster.

Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan panjang tubuh sekitar 49 sentimeter dan berat kurang lebih 3,4 kilogram.