Serba-serbi Prabowo Hadiri May Day

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 6 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026).  Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo menghadiri acara peringatan May Day Internasional di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5). Peringatan May Day 2026 mengambil tema 'Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja'.

Prabowo tiba menggunakan baju safari cokelat dengan topi berwarna senada. Setibanya di lokasi, Prabowo menyapa para buruh yang sudah sampai melalui sunroof mobil dinasnya.

Para buruh antusias menyambut kehadiran Prabowo. Saat turun dari mobil, Prabowo menyalami para buruh dan melempar senyuman.

Saat menaiki panggung, Prabowo didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya.

Kemudian, Menteri LH sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea hingga Said Iqbal.

Prabowo pun disambut dengan lagu 'Kamu Tak Sendirian' dari Tipe-X. Dia terlihat sempat berjoget mendengar lagu tersebut.

Prabowo Sapa Pramono Anung di May Day: Bowo-nya Sama, Partai Lain

Presiden Prabowo tiba di panggung utama perayaan Hari Buruh di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Presiden Prabowo Subianto menyapa satu per satu para pejabat negara dan lembaga yang hadir dalam peringatan May Day Internasional 2026 di Monas.

Saat menyapa para pejabat, ada momen menarik saat Prabowo menyapa Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang hadir dalam acara tersebut.

Awalnya, Prabowo menyapa Mensesneg Prasetyo Hadi, Menaker Yassierli, Wamensesneg I Marsekal TNI (Purn) Bambang Eko Suhariyanto, Wamensesneg II Juri Ardiantoro hingga Wamenaker Afriansyah Noor dan kemudian menyapa Pramono Anung Wibowo.

Saat menyapa Pramono, Prabowo sempat berkelakar bahwa nama mereka mirip karena sama-sama memiliki unsur “Bowo” dalam nama lengkap. Namun, berbeda partai.

"Bowo-nya sama, partainya lain enggak papa. Untuk buruh tidak ada partai, kita semua bela kepentingan buruh," kata Prabowo.

Ketika namanya dipanggil, Pramono pun berdiri dan memberikan hormat kepada Prabowo.

Pramono merupakan kader dari PDI Perjuangan. Dia pernah menjabat sebagai Sekjen PDIP periode 2005-2010.

Prabowo Akan ke Nganjuk Resmikan Museum Marsinah

Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi (kiri) menyapa massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Prabowo akan meresmikan Museum Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ia mengatakan peresmian akan dilakukan dalam bulan Mei ini.

"Bulan ini juga saya akan berangkat ke Desa Nglundo, Nganjuk Jawa Timur untuk meresmikan museum perjuangan buruh yang diberi nama Museum Marsinah," kata Prabowo di peringatan May Day 2026.

Prabowo juga mengatakan, Marsinah sebelumnya telah ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional. Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah telah ditetapkan Prabowo sebelumnya pada 10 November 2025 lalu.

"Kita telah mengangkat Ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menuturkan, para buruh juga dapat menilai bahwa kebijakan yang diambil Prabowo selama memimpin berpihak kepada rakyat.

Prabowo Umumkan Teken Keppres Satgas Mitigasi PHK

Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026 atau May Day di Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Foto: Rusman/Biro Pers Sekretariat Presiden

Prabowo mengumumkan telah menandatangani Surat Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026, tentang Satgas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan buruh.

Hal itu Prabowo sampaikan dalam pidatonya di peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei 2026 di Monas, Jakarta Pusat.

"Saya mengeluarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang, satgas mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh," ujar Prabowo.

Prabowo menuturkan, para buruh tak perlu khawatir apabila ada ancaman PHK dari perusahaan. Ia memastikan akan melindungi mereka.

"Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat. Negara kita akan mengambil alih. Negara kita akan membela rakyat Indonesia. Jangan khawatir," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengingatkan kepada para menterinya di Kabinet Merah Putih untuk senantiasa membuat kebijakan yang menguntungkan rakyat kecil.

"Saudara-saudara menteri, kalau membuat kebijakan, berpikir, menguntungkan rakyat kecil atau tidak, kalau menguntungkan rakyat kecil, laksanakan jangan ragu-ragu," pungkas dia.

Jumhur Hidayat Puji Persatuan Buruh di Era Prabowo: Terima Kasih Dasco-Kapolri

Jumhur Hidayat tengah menjawab pertanyaan pers usai dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto sebagai Menteri Lingkungan Hidup di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada Prabowo atas upaya menyatukan seluruh elemen buruh. Ia berharap, persatuan tersebut menjadi kekuatan untuk mewujudkan berbagai aspirasi pekerja.

Hal itu disampaikan Jumhur di hadapan Prabowo dalam acara peringatan May Day Internasional 2026 di Monas.

"Saya hanya ingin menyatakan berterima kasih kepada Presiden karena telah memastikan bahwa Kaum Buruh Indonesia sekarang bersatu di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto," kata Jumhur.

"Insya Allah semua cita-cita yang diharapkan bisa terwujud karena persatuan ini," tambahnya.

Selain kepada presiden, Jumhur juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, mereka turut berperan dalam mendorong terwujudnya persatuan di kalangan buruh.

"Kami juga berterima kasih Bapak Prabowo telah meminta aparat Bapak dan juga orang-orang dekat bapak untuk bisa menyatukan kami semua Prof Sufmi Dasco Ahmad, Bapak Kapolri, Pak Menaker, Pak Mensesneg, kami semua bisa nyatu, bersatu bersama dan akhirnya terjadi persatuan ini," tuturnya.

Said Iqbal Berterima Kasih ke Prabowo-Dasco Sudah Sahkan UU PPRT

Presiden Prabowo Subianto didampingi Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, MenLH Mohammad Jumhur Hidayat, Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPI Said Iqbal, dan Ketum KPBI Ilhamsyah saat peringatan May Day 2026 di Monas, Jakarta, (1/5). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan pimpinan DPR, khususnya Sufmi Dasco Ahmad, atas pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).

Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas.

"Presiden Prabowo Subianto yang kami cintai, seluruh jajaran menteri kabinet dan tamu undangan, izinkan pertama-tama tentu kami mengucapkan terima kasih pada Bapak Presiden dan juga pimpinan DPR wabilkhusus Pak Sufmi Dasco yang telah mengesahkan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, 22 tahun undang-undang itu sudah diperjuangkan dan di masa kepemimpinan Bapak Presiden sudah disahkan atas nama pekerja rumah tangga di seluruh Indonesia, di seluruh penjuru negeri kami mengucapkan terima kasih," ujar Said Iqbal.

Ia juga mengapresiasi sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak pada rakyat dan buruh.

"Yang kedua kita mengucapkan terima kasih kepada bapak dalam kebijakan-kebijakan bapak yang pro kepada rakyat, MBG, Sekolah Rakyat, perumahan, dan juga program-program rakyat lainnya yang telah memberikan nilai tambah buat kaum buruh dan rakyat," katanya.

Selain itu, Said Iqbal menyampaikan terima kasih atas pembentukan Desk Ketenagakerjaan.

"Bapak Sufmi Dasco Ahmad dan Pak Kapolri kami juga terima kasih atas dibentuknya Desk Ketenagakerjaan," Said Iqbal.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah aspirasi buruh, termasuk dorongan agar RUU Ketenagakerjaan segera disahkan.

"Bapak Presiden yang kami hormati, kami membawa 11 isu yang mungkin bisa menjadi aspirasi yang pertama adalah sahkan RUU Ketenagakerjaan, 2 tahun waktu yang tinggal sedikit lagi, 5 bulan lagi, mudah-mudahan waktu yang cukup biasanya Undang-Undang Ketenagakerjaan tarikan ideologisnya terlalu kuat dan bahkan bisa tiga kali presiden undang-undang itu tidak disahkan," tandas dia.