Siswi SMP di OKU Selatan Tusuk Guru hingga Tewas Usai Tepergok Mencuri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tim Polsek Buay Pemaca, OKU Selatan, melakukan olah TKP serta pemeriksaan saksi di tempat kejadian. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tim Polsek Buay Pemaca, OKU Selatan, melakukan olah TKP serta pemeriksaan saksi di tempat kejadian. Foto: Dok. Istimewa

Sri Khodijah (47 tahun) guru SDN Danau Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel, tewas karena luka tusuk di perutnya. Ia sempat dirawat di rumah sakit selama dua hari sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Korban ditusuk oleh seorang siswi SMP berinisial YS (16 tahun) pada Selasa (9/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa itu terjadi di rumah korban yang beralamat di Perumahan Sekolah SMPN 4 Buay Pemaca, Dusun I, Desa Danau Jaya.

Penusukan terjadi usai korban memergoki pelaku yang diduga hendak mencuri.

"Berawal saat korban pulang ke rumah, saat masuk yang bersangkutan melihat terduga YS ada di dalam rumahnya hendak melakukan pencurian," kata Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana melalui Kapolsek Buay Pemaca Ipda Redi Saputra, Senin (15/6).

YS yang kaget dengan kedatangan korban lantas mengambil pisau dapur dan langsung menusuk korban di bagian perut. Setelah itu, yang bersangkutan kabur melarikan diri.

Pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk guru SDN Danau Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Sumsel. Foto: Dok. Istimewa

Adapun korban sempat ke luar rumah untuk meminta pertolongan kepada tetangganya. Ia kemudian dibawa ke RS Muaradua untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Akibat luka tusuk yang dideritanya korban lantas dirujuk ke rumah sakit di Palembang. Namun, setelah dirawat dua hari korban dinyatakan meninggal dunia," jelasnya.

Redi menambahkan, petugas kepolisian yang mendapati laporan langsung melakukan olah TKP. Keterangan saksi dikumpulkan untuk mengungkap kasus ini.

Dari hasil penyelidikan polisi mengamankan pisau dapur sepanjang 35 sentimeter yang diduga digunakan YS untuk menusuk korban. Selain itu, petugas juga mengantongi identitas terduga pelaku.

"Pelaku berjumlah satu orang dan merupakan anak di bawah umur dan seorang siswi SMP Buay Pemaca," katanya.

Menurutnya, petugas juga telah mendatangi rumah YS, namun yang bersangkutan sudah kabur bersama orang tuanya.

"Saat ini tim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan orang tuanya," katanya.