Sopir Asal Jakarta Tewas Terikat dan Dilakban di Dalam Truk di Pekanbaru
·waktu baca 2 menit

Seorang sopir truk bernama Heri Supriadi (54 tahun), warga Jakarta Utara, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di dalam kendaraannya di Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (3/5).
Heri ditemukan di dalam truk merek Hino berwarna hijau dengan nomor polisi B 9080 UXQ. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi terikat tali, bagian wajah dilakban, serta ditutupi koran.
Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Heri serta mengidentifikasi pelaku.
"Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus ini," kata Kapolsek Payung Sekaki, AKP Rafidin Lumban Gaol saat dikonfirmasi, Senin (4/5).
Penemuan jasad bermula dari kecurigaan pengurus kendaraan, Willy Tikaso, yang memantau posisi truk melalui sistem GPS. Ia mendapati kendaraan berhenti cukup lama di lokasi tersebut tanpa pergerakan.
Merasa janggal, Willy meminta pendampingan kepolisian untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan Heri dalam kondisi tidak bernyawa di bagian belakang jok sopir.
Polisi telah olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.
Berdasarkan analisis awal, Heri diduga meninggal dunia akibat kehabisan oksigen setelah diikat dan dilakban bagian wajahnya.
Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut.
