Tali Pengaman Tak Terpasang Sempurna, Mahasiswi di Brasil Tewas saat Rope Jump
·waktu baca 2 menit

Seorang mahasiswi meninggal dunia setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 40 meter saat mengikuti aktivitas ekstrem rope jump di kawasan Ponte do Esqueleto, Limeira, Negara Bagian São Paulo, Brasil, Sabtu (13/6).
Korban diketahui bernama Maria Eduarda Rodrigues de Freitas (21), mahasiswi asal Jandira, wilayah metropolitan São Paulo. Ia mengikuti wisata olahraga ekstrem yang menawarkan sensasi jatuh bebas bergaya pendulum dari jembatan.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, tali pengaman yang seharusnya terhubung ke tubuh korban diduga tidak terpasang dengan sempurna sebelum lompatan dilakukan.
Laporan media lokal yang dikutip International Business Times menyebut, sejumlah saksi menyadari adanya masalah sesaat setelah korban dilepaskan dari titik lompatan.
Maria dikonfirmasi jatuh dari ketinggian sekitar 35 hingga 40 meter dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Tim medis yang datang ke lokasi tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial Brasil. Rekaman itu menunjukkan detik-detik sebelum korban melompat hingga kepanikan yang terjadi setelah insiden berlangsung.
Beberapa saksi terdengar berteriak, "A corda!" atau "Talinya!", sesaat setelah Maria melompat.
Polisi telah mengamankan enam orang yang terlibat dalam operasional wahana rope jump untuk dimintai keterangan. Dua orang lainnya sempat meninggalkan lokasi sebelum akhirnya berhasil ditemukan aparat.
Aktivitas rope jump tersebut diketahui dikelola oleh operator wisata olahraga ekstrem di kawasan Ponte do Esqueleto atau Limeria Skeleton Bridge.
Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki dugaan kelalaian prosedur keselamatan yang menyebabkan kecelakaan fatal tersebut.
Rope jump (atau rope jumping) adalah olahraga ekstrem melompat dari ketinggian—seperti jembatan atau tebing tegap—menggunakan tali nilon khusus (tali panjat/alpinist) yang ditambatkan pada sistem jangkar keamanan.
Serupa dengan bungee jumping, namun rope jump tidak memakai tali elastis dan sensasi jatuhnya jauh lebih bebas (free fall), bukan memantul naik-turun.
