Tekan Sebaran Abu Vulkanik, Pemprov DKI Kerahkan Armada Water Mist

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan Pemprov mengerahkan puluhan kendaraan untuk melakukan penyemprotan water mist sebagai langkah mitigasi menyusul sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi hingga Jakarta pada Minggu (6/9).
Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi, penyemprotan water mist dimulai sekitar pukul 16.51 WIB. Kendaraan bergerak dari kawasan Monas menuju Bundaran Senayan dan kemudian kembali ke kawasan Monas. Proses penyemprotan berakhir sekitar pukul 17.43 WIB.
“Water mist ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk membantu mengendalikan debu atau partikulat yang ada di udara sekaligus menjaga kualitas udara di ruang-ruang aktivitas masyarakat,” kata Uus saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (6/9).
Uus menyebut pelaksanaan di tingkat provinsi pada hari ini melibatkan tiga kendaraan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta serta sekitar 17 hingga 20 kendaraan dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.
Secara keseluruhan, Pemprov DKI memperkirakan sekitar 30 hingga 40 kendaraan milik Dinas Gulkarmat maupun Dinas Pertamanan dan Hutan Kota akan dikerahkan untuk berkeliling melakukan water mist di berbagai wilayah Jakarta.
“Insyaallah ini akan dilakukan di seluruh wilayah. Diperkirakan sekitar 30 sampai 40 kendaraan Damkar maupun Pertamanan akan berkeliling di seluruh wilayah DKI Jakarta,” ujarnya.
Penyemprotan dilakukan di sejumlah ruas jalan utama secara paralel. Di tingkat provinsi, wilayah yang menjadi fokus mencakup Silang Monas, Jalan Thamrin, hingga Jalan Sudirman.
Sementara itu, sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi pelaksanaan water mist di wilayah lainnya yakni:
Jakarta Utara: Jalan Yos Sudarso mulai Tanjung Priok, ITC Cempaka Mas, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Pluit.
Jakarta Pusat: Jalan Cempaka Mas hingga Green Pramuka.
Jakarta Timur: Green Pramuka hingga UKI, serta Terminal Kampung Melayu hingga PGC Cawang.
Jakarta Selatan: Jalan Rasuna Said mulai depan KPK hingga Pejaten Village, serta Jalan M.T. Haryono hingga Semanggi.
Jakarta Barat: kawasan Jalan Slipi, Tomang, dan sekitarnya.
Uus menegaskan penyemprotan tersebut merupakan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan yang dilakukan lebih awal. Menurutnya, kebijakan itu bukan berarti seluruh wilayah Jakarta telah terdampak abu vulkanik.
“Langkah-langkah ini tidak berarti seluruh wilayah Jakarta telah terdampak abu vulkanik. Pemerintah memilih untuk melakukan antisipasi lebih awal sambil memantau kualitas udara dan perkembangan sebaran partikulat,” tuturnya.
Pemprov DKI juga memastikan water mist tidak hanya dilakukan pada hari ini. Uus mengatakan penyemprotan akan dilaksanakan setiap hari, dengan waktu pelaksanaan yang dapat disesuaikan berdasarkan kondisi dan aktivitas masyarakat.
“Akan dilaksanakan tiap hari. Mungkin nanti jadwalnya disesuaikan ya. Bisa sehari dua kali, bisa pagi atau bisa sore hari,” kata Uus.
Kegiatan tersebut akan terus dilakukan hingga dinilai tidak lagi diperlukan. Pemprov DKI akan mengevaluasi pelaksanaan water mist berdasarkan perkembangan kualitas udara dan kondisi aktual sebaran abu vulkanik.
Selain itu, Pemprov DKI juga meminta agar pengelola gedung bertingkat yang memiliki fasilitas water mist untuk ikut mengaktifkan peralatan tersebut.
“Pengelola gedung juga kami minta yang memiliki peralatan water mist untuk turut melakukan langkah yang sama,” ujarnya.
Uus mengatakan Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk BMKG, untuk memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan potensi sebaran abu vulkanik.
Lebih lanjut ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang serta menggunakan masker apabila menemukan abu atau debu di lingkungan masing-masing. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan bila diperlukan dan menutup pintu serta jendela rumah.
Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
“Pada prinsipnya saya minta kepada warga untuk jangan panik, tenang, insya Allah kami jajaran Pemprov siap siaga untuk membantu dan melayani warga masyarakat,” pungkasnya.
