Temu Kangen Angkatan 90 PBSI UNJ: Rindu dalam Kata, Hangat dalam Jumpa

Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Alumni Angkatan 90 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (IKABINDO 90) menggelar "Silaturahmi dan Temu Kangen - Rindu Dalam Kata Hangat Dalam Jumpa" dalam balutan kebersamaan yang indah pada 23-24 Mei 2025 di Villa Hers Pamijahan Gn Halimun Salak, milik Ajie salah atau alumni Angkatan 90. Diikuti 30 alumni Angkatan 90 yang dikomandoi Keyis, Widia, dan Aji, acara ini bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan setelah berjuang bersama menyelesaikan studi 36 tahun lalu di kampus IKIP Jakarta.
Tujuan utama acara temu kangen adalah untuk mempererat tali silaturahmi, melepas rindu, dan bernostalgia bersama orang-orang terdekat setelah lama tidak berjumpa
Angkatan 90 IKABINDO FBS UNJ yang hadir antara lain: Keyis, Upi, Nunik, Kosasih, Nurhayati Ray, Farichin, Suprianto, Aji, Isye, Tanti, Martina, Rini, Widiyati, Trie Alfiatun, Widia, Lina, Anita, Mimin, Tati, Agustus, Risma, Maman, Marjono, Yully, Sukriyanto, Endah Lina, Euis Kusmawati, Niken, Suji, Wawa, Erti, dan Agus Triyanto. Ikut hadir pula Syarif dan Mujiono dari Angkatan 89.
Berangkat dari Kampus UNJ Rawamangun, setelah perjalanan 2 jam, rombongan rileks sejenak sebelum main game, menikmati suasana outdoor. Sambil menikmati kopi dan snack sore Angkatan 90 PBSI FBS UNJ ngobrol nostalgia masa-masa kuliah dan ditutup barbaue-an diiringi angin malam nan sejuk. Rencananya, esok hari melakukan tracking di area Lembah Citepus.
Masa-masa belajar mengenal fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik menjadi perekat di antara Angkatan 90 yang kini sebagian besar berkiprah di dunia pendidikan. Saling bercerita kabar, kondisi keluarga hingga mengenang momen seru selama kuliah mampu melepas lamanya rasa tidak bertemu selepas kuliah dan bekerja.
"Alhamdulillah, kita semua silaturahim dalam keadaan sehat wal afiat. Selain melepas rindu, acara ini juga bernostalgia masa kuliah setelah lama tidak berjumpa. Semoga di usia seperti sekarang kita bisa lebih banyak silaturahim sambil bernostalgia dalam nuansa yang positif dan penuh tawa" ujar Suprianto, Angkatan 90 yang datang dari Banyumas.
Temu kangen Angkatan 90 ini jadi momen silaturahim yang tidak terputus sekaligus mengenang masa-masa menimba ilmu di kampus IKIP Jakarta Rawamangun. Berkisah tentang masa-masa kuliah dan menjalani pertemanan dalam bingkai kebersamaan.
"Wow, seneng banget bisa ketemu teman kuliah di Bahasa Indonesia IKIP Jakarta, sehat-sehat ya semua. Insya Allah kita tetap silaturahim" kata Farichin yang datang dari Tegal.
Bagi Angkatan 90 PBSI IKIP Jakarta, pertemanan adalah hal yang menyenangkan, bukan membebankan. Dan di usia yang tidak lagi muda, silaturahmi menjadi penting dilakukan. Semoga sehat selalu semuanya, alumni Angkatan 90 PBSI FPBS IKIP Jakarta. Bravo the story of Rawamangun!
