Terkendala Cuaca, Basarnas Tunda Pencarian Bawah Laut KM Virgo hingga Besok

Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa memasuki hari kedua, Senin (14/9). Namun, rencana pencarian bawah laut terpaksa ditunda karena kondisi cuaca tidak memungkinkan.
Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, tim penyelam dari Kopaska TNI AL hingga Basarnas Special Group (BSG) belum dapat diturunkan hari ini.
“Karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan sehingga teman-teman yang sudah kita siapkan, baik itu dari Kopaska TNI AL, kemudian ada satu tim penyelam khusus juga dari disiapkan dari TNI AL, kemudian dari teman-teman Badan SAR Nasional, hari ini belum bisa kita turunkan karena memang kondisi cuaca,” kata Syafii dalam konferensi pers, Senin (14/9).
Basarnas berencana melakukan pencarian bawah laut besok, Selasa (15/9), setelah KRI Canopus tiba di lokasi. Kapal tersebut akan membawa sejumlah teknologi untuk membantu pencarian, mulai dari drone bawah laut, Multibeam Echo Sounder, hingga remotely operated vehicle (ROV).
“Kita merencanakan bahwa KRI Canopus yang masih dalam perjalanan, mudah-mudahan besok pagi sudah sampai di lokasi dan tahapan operasi yang akan kita laksanakan, kita akan melaksanakan pencarian underwater dengan menggunakan teknologi yang dimiliki oleh Kapal Canopus tersebut,” ujar dia.
Namun, operasi bawah laut juga menghadapi tantangan lain. Posisi bangkai kapal yang masih bergerak membuat tim harus berhati-hati dalam menentukan langkah pencarian.
Syafii menyebut posisi kapal saat ini telah bergeser sekitar 1,6 nautical mile dari titik sebelumnya. Kapal masih dalam kondisi terbalik dan berada di kedalaman sekitar 30 meter.
“Dari yang kemarin saya sampaikan, saat ini sudah bergeser kira-kira 1,6 nautical mile dalam kondisi terbalik. Artinya bahwa kapal ini di dalamnya masih ada sekat-sekat atau ruang-ruang kosong sehingga memungkinkan kapal ini masih bisa bergeser melayang,” jelasnya.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pencarian bawah laut tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
129 Korban Masih Dicari
Hingga hari kedua operasi SAR, Basarnas mencatat 114 korban telah ditemukan. Sebanyak 108 orang dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara 6 korban ditemukan meninggal dunia.
Dengan demikian, masih ada 129 korban yang dalam pencarian dari total 243 orang yang berada dalam manifes KM Virgo Transport 8.
“Jumlah korban dari 243 POB yang kita cari, sebanyak 114 korban sudah ditemukan. Kemudian 129 masih dalam pencarian,” kata Syafii.
Basarnas tetap memprioritaskan pencarian di permukaan air sambil mempersiapkan operasi bawah laut pada hari ketiga.
