Tim PKM Mahasiswa UPI Hadirkan HEROES, Inovasi Pengelolaan Sampah di Alamendah

Seorang mahasiswa Manajemen Resort dan Leisure di perguruan tinggi Universitas Pendidikan Indonesia
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Nurul Hasanah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bandung, Tim mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengembangkan program pengabdian masyarakat bertajuk HEROES (Eco Adventure Mission) sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung.
Program ini merupakan implementasi Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) yang menggabungkan teknologi pirolisis, gamifikasi wisata, pengomposan, dan sistem penghargaan Eco-Coin dalam satu paket eduwisata.
Menggabungkan wisata dan edukasi lingkungan
Berbeda dengan wisata edukasi pada umumnya, HEROES menghadirkan konsep petualangan berbasis misi. Setiap peserta akan memperoleh Mission Card yang berisi tantangan di beberapa pos, mulai dari pengumpulan sampah, pemilahan berdasarkan jenis, praktik pengomposan, hingga pengenalan teknologi pirolisis.
Melalui pendekatan gamifikasi, wisatawan tidak hanya menjadi pengunjung, tetapi ikut berperan sebagai Eco Hero yang menyelesaikan misi lingkungan secara langsung.
Penyelarasan bersama mitra
Selama proses pengembangan, tim melakukan observasi dan diskusi bersama Kawan Lokal sebagai mitra pelaksana. Hasil penyelarasan menunjukkan bahwa pengelolaan sampah organik yang awalnya menggunakan konsep biopori berganti menjadi pengomposan karena dianggap lebih relevan dan sesuai kebutuhan yang terjadi dilapangan.
Pengomposan dipilih karena mampu menghasilkan dua manfaat sekaligus, yaitu kompos sebagai pupuk organik dan air lindi yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan nutrien tanaman setelah melalui pengelolaan yang sesuai.
Pendekatan tersebut mengusung prinsip sederhana namun bermakna yaitu "Dari Tanah Kembali ke Tanah."
Mendorong ekonomi sirkular desa wisata
Selain aspek lingkungan, HEROES juga menghadirkan Eco-Coin sebagai bentuk apresiasi terhadap aksi peserta selama menyelesaikan misi. Poin yang diperoleh nantinya dapat ditukarkan dengan suvenir maupun produk UMKM lokal, sehingga aktivitas wisata turut memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Tim berharap konsep ini dapat menjadi model wisata edukatif yang tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat di destinasi wisata.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan teknologi, HEROES menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat dikemas menjadi pengalaman belajar yang menarik sekaligus memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
