TNI Terjunkan Batalyon Tempur, Bantu Berantas Begal di Jakarta
·waktu baca 2 menit

Kodam Jaya menyatakan akan terus mendukung upaya Polda Metro Jaya dalam memberantas aksi kejahatan jalanan, termasuk maraknya begal di Jakarta. Prajurit dari Batalyon Tempur akan dikerahkan untuk membantu.
Kapendam Jaya Letkol Arh Noor Iskak mengatakan, selama ini patroli gabungan antara TNI dan Polri telah berjalan dari level bawah hingga tingkat wilayah.
“Kami dari Kodam Jaya ingin menegaskan komitmen kami akan terus mendukung tugas-tugas dari Polda Metro Jaya berkaitan dengan keamanan wilayah, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Noor Iskak dalam jumpa pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (22/5).
Ia menjelaskan, patroli gabungan tersebut melibatkan unsur kewilayahan mulai dari Koramil dan Kodim di jajaran TNI, serta Polsek hingga Polres di jajaran kepolisian.
Tak hanya personel kewilayahan, Kodam Jaya juga menerjunkan batalyon tempur untuk menambah kekuatan patroli di lapangan.
“Satuan-satuan yang kami libatkan selain dari satuan wilayah, Koramil, Kodim, kami juga melibatkan satuan Batalyon Tempur untuk mem-backup dan menambah personel kegiatan patroli,” ujarnya.
Menurut Noor, pelibatan personel tambahan itu dilakukan sebagai bentuk sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran aparat di tengah masyarakat.
“Kami memandang bahwa keamanan ini menjadi tanggung jawab bersama, sehingga kehadiran aparat di tengah-tengah masyarakat harapannya adalah bisa memberikan rasa aman dan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat,” ucapnya.
Ia menegaskan, Kodam Jaya akan terus mendukung kegiatan pengamanan yang dijalankan Polda Metro Jaya.
“Intinya bahwa komitmen kami dari Kodam Jaya akan terus mem-backup, mendukung, dan men-support kegiatan pengamanan yang dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya,” tutupnya.
