Ucapan Duka Banjiri Akun IG Farizal, Prajurit TNI Gugur Imbas Serangan Israel

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana rumah duka anggota TNI yang gugur saat tugas dalam misa perdamaian di Lebanon, Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon, di Ledok RT 17, Kelurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana rumah duka anggota TNI yang gugur saat tugas dalam misa perdamaian di Lebanon, Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon, di Ledok RT 17, Kelurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI AD yang bertugas bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon gugur. Praka Farizal tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon atau UNIFIL

Praka Farizal gugur dalam insiden di tengah konflik antara Israel dan Hizbullah, Minggu (29/3). Farizal merupakan anggota TNI asal Kabupaten Kulon Progo.

"Terdapat korban dari prajurit TNI, yaitu 1 orang meninggal dunia, 1 dalam kondisi luka berat, dan 2 luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, saat dikonfirmasi, Senin (30/3).

instagram embed

Informasi gugurnya Praka Farizal sudah diketahui masyarakat. Warganet bahkan membanjiri akun Instagram Praka Farizal untuk menyampaikan ucapan duka cita.

Selain itu, warganet juga menyampaikan doa agar Praka Farizal diterima amal perbuatannya oleh Allah SWT.

Rencananya, jenazah Praka Farizal akan dimakamkan di Kabupaten Kulon Progo. Namun, untuk kepastian waktunya, pihak keluarga masih menunggu waktu kepulangan jenazah Praka Farizal.

Suasana rumah duka anggota TNI yang gugur saat tugas dalam misa perdamaian di Lebanon, Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon, di Ledok RT 17, Kelurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan