Update Banjir Bandang di Nepal: 797 Tewas, 3.048 Hilang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan yang tertutup saat operasi penyelamatan banjir bandang di Gyirong, Shigatse, Daerah Otonom Tibet, China, Jumat (28/8/2026). Foto: cnsphoto/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Alat berat dikerahkan untuk membuka akses jalan yang tertutup saat operasi penyelamatan banjir bandang di Gyirong, Shigatse, Daerah Otonom Tibet, China, Jumat (28/8/2026). Foto: cnsphoto/via REUTERS

Otoritas Nepal memperbarui data mereka terkait korban tewas dan hilang akibat banjir bandang yang terjadi di Nepal, Rabu (26/8). Dilansir AFP, Data terakhir yang dikumpulkan tim penyelamat menunjukkan 3.048 masih hilang.

Data ini dihimpun dari dua sumber. Media pemerintah China menyebut, ada 16 warganya yang terkonfirmasi tewas dan 546 orang hilang akibat bencana tersebut.

Sehingga total korban mencapai 797 tewas, dan 3.048 hilang atau tak diketahui keberadaannya.

Dari jumlah tersebut, Otoritas Nepal menyebut masih ada 592 orang warga negara asing yang belum diketahui keberadaannya.

Jika ditotal, otoritas Nepal mencatat ada 1.910 orang hilang pada data terbaru hari Minggu tersebut. Jumlah itu termasuk 562 orang yang belum ditemukan di daerah terparah, Rasuwa.