Usai Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polri Pertebal Keamanan di Wamena

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 mengimbau masyarakat untuk tenang setelah adanya penembakan yang menewaskan 3 orang pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Imbauan ini diikuti dengan penebalan kekuatan di kawasan Wamena.
Penebalan itu dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mendukung proses pencarian dan pengejaran terhadap kedua pelaku teridentifikasi serta pihak lain yang diduga terlibat.
“Kami juga mengajak masyarakat melihat kembali dampak dari tindakan teror dan kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata. Selama ini, masyarakat justru menjadi pihak yang merasakan dampak dari ancaman dan kekerasan tersebut,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, dalam keterangan yang diterima Sabtu (12/9).
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 juga akan terus melakukan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang melakukan ancaman, teror, maupun kekerasan terhadap masyarakat.
“Kami tidak akan ragu memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pihak yang mengancam dan meneror masyarakat. Namun, seluruh tindakan tetap dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Yusuf.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan kepolisian akan terus mengembangkan setiap informasi dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyelidikan.
“Setiap informasi yang kami peroleh akan kami dalami dan tindak lanjuti sesuai prosedur hukum. Kami terus berupaya mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dan memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional,” ujar Faizal.
Faizal juga menegaskan bahwa penegakan hukum tetap dilakukan sesuai prosedur. Namun, apabila dalam proses pengejaran dan penindakan petugas mendapatkan perlawanan, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, khususnya di Wamena, agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Apabila masyarakat memiliki informasi terkait keberadaan DPO atau hal lain yang dapat membantu pengungkapan kasus ini, silakan disampaikan kepada kepolisian. Kami menjamin kerahasiaan informasi dan identitas pemberi informasi,” ujar Adarma.
Selain itu, Satgas Damai Cartenz mengimbau para petugas kedinasan terkait yang akan melaksanakan kegiatan di lapangan agar berkoordinasi terlebih dahulu dengan aparat keamanan setempat untuk dibantu pengamanannya.
Kepolisian memastikan pencarian terhadap kedua pelaku teridentifikasi dan pihak lain yang diduga terlibat akan terus dilakukan.
Polisi menegaskan, setiap informasi dan alat bukti yang diperoleh akan dikembangkan untuk mengungkap secara menyeluruh kasus penembakan 3 pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, serta memastikan pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai hukum.
Sementara itu, tiga jenazah korban penembakan telah dipulangkan ke daerah masing-masing. Satu jenazah telah dipulangkan pada Kamis (10/9), sementara dua jenazah lainnya telah dipulangkan pada Jumat (11/9).
