Wagub DKI Akui Banyak Kerja Sama ‘Sister City’ Tak Aktif, Bakal Dihidupkan Lagi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (tengah) menyapa warga di lokasi pengungsian korban kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto: Rakha Raditya Yahya/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno (tengah) menyapa warga di lokasi pengungsian korban kebakaran di Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto: Rakha Raditya Yahya/ANTARA FOTO

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengakui banyak kerja sama sister city yang dimiliki Jakarta dengan sejumlah kota di dunia tidak berjalan aktif dalam beberapa tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Rano usai menghadiri Jakarta Twilight Soireè dalam rangka peringatan HUT ke-499 Jakarta di kawasan Jakarta Pusat, Senin (22/6).

Rano mengatakan, Pemprov DKI berencana mengaktifkan kembali kerja sama dengan kota-kota mitra tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

“Alhamdulillah ini adalah saatnya kembali kita tadi Pak Gub juga menyampaikan untuk menata kembali kerja sama, karena kita sebetulnya sudah ada beberapa dengan sister city tapi boleh dikatakan sleep, tidak berjalan,” kata Rano kepada wartawan.

Pekerja melintasi pedestrian saat jam pulang kerja di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Foto: Darryl Ramadhan/kumparan

Menurut Rano, penguatan hubungan dengan kota-kota dunia menjadi salah satu aspek penting dalam transformasi Jakarta menuju kota global.

“Nah ini kita ingin melanjutkan (sister city) karena syarat dari kota global juga konektivitas itu harus kita laksanakan,” katanya.

Rano berharap kegiatan yang mempertemukan Jakarta dengan para perwakilan negara sahabat itu dapat mempererat hubungan internasional sekaligus membuka peluang kerja sama baru.

“Jadi mudah-mudahan acara ini semakin mempererat hubungan antara Jakarta dengan kota-kota yang memang dikunjungi oleh para duta besar yang dari negara sahabat,” ucap Rano.

Dalam kesempatan yang sama, Rano menyebut sekitar 50 tamu hadir dari total 70 undangan yang disebarkan Pemprov DKI Jakarta.

“Undangannya ada 70, tapi yang hadir 50,” tuturnya.

Dalam acara bertajuk ‘Senja di Jakarta’ itu turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta serta sejumlah perwakilan dari negara sahabat.