Waka DPR Minta Basarnas Kembali Cari 5 Wartawan Hilang: Ini Tentang Kemanusiaan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/8/2026). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal meminta Basarnas kembali melakukan pencarian terhadap wartawan dan awak kapal Arupadatu 1 yang masih hilang di perairan Selat Sunda.

Cucun mengatakan pencarian perlu dilakukan kembali meski operasi sebelumnya telah berakhir sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Kita berharap kepada Basarnas, bahwa ini kan tentang kedukaan keluarga. Kita berharap DPR, ya ada skema walaupun misalkan mereka sudah punya SOP pencarian itu ada batasan hari ya,” kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9).

“Ini tentang kemanusiaan ya. Kita minta Basarnas untuk melakukan pencarian kembali, sampai bukan hanya yang pewarta, termasuk juga yang Virgo,” lanjutnya.

Keluarga wartawan yang hilang kontak di Gunung Anak Krakatau menggelar doa bersama di Bekasi, Rabu (16/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Cucun berharap seluruh korban yang masih hilang dapat ditemukan. Dia juga berharap jasad kru kapal yang telah ditemukan dapat membantu proses pencarian korban lainnya.

“Kita berharap semua, ya jasadnya kalaupun memang misalkan sudah ada temuan kemarin itu awak kapalnya ya tinggal nanti yang pewarta-pewartanya semoga kita bisa ditemukan dan ya kalaupun sampai akhir keputusan Yang Maha Kuasa mereka itu sampai wafat atau meninggal, semoga keluarga diberikan kekuatan,” ungkap Cucun.

Dia menilai Basarnas tetap perlu mempertimbangkan pencarian kembali meski masa operasi sesuai SOP telah berakhir. Cucun mengatakan DPR akan berkoordinasi dengan Basarnas terkait hal tersebut.

“Tapi imbauan dan harapan kami dari DPR, Basarnas termasuk berkoordinasi juga, walaupun SOP-nya kan sudah sudah berakhir, kita minta juga harapan sama dari DPR untuk melakukan pencarian kembali gitu ya,” tuturnya.

“Ya, kita mau koordinasi dengan Basarnas,” pungkas dia.

video from internal kumparan

Basarnas Tak Buka Kembali Operasi Pencarian

Sebelumnya, penemuan jasad Surakman (60), salah satu kru kapal yang membawa lima wartawan untuk liputan Gunung Anak Krakatau (GAK), membuka harapan baru bagi keluarga dalam pencarian dua kru dan lima wartawan lainnya.

Kepala Basarnas Banten Al Amrad menyatakan pihaknya tidak akan membuka kembali operasi pencarian korban kapal Arupadatu 1 yang hilang di perairan Selat Sunda.

Al Amrad mengatakan operasi pencarian sebelumnya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Informasi yang kami terima tanggal 8 kita tindak lanjuti hingga tanggal 14, kita masih melakukan pencarian di lokasi hilangnya para korban,” kata Al Amrad, Rabu (23/9).

Menurut Al Amrad, pihaknya telah menjalankan operasi pencarian sesuai prosedur. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Setelah masa operasi pencarian dan perpanjangan berakhir, operasi dihentikan atau dialihkan menjadi pemantauan.

Al Amrad menjelaskan pemantauan tetap dilakukan dengan berkomunikasi dengan nelayan, kapal-kapal transportasi, serta kapal yang melintas di perairan Selat Sunda.