Walkot Jakpus Sempat Temui Massa di Pejompongan, Respons Info Warga Ditangkap

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin menemui massa yang masih bertahan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8) pagi. Di sana, sejumlah massa meminta ke Arifin agar rekan mereka yang diduga diamankan aparat kepolisian dapat dilepaskan.
Pantauan kumparan di lokasi sekitar pukul 07.30 WIB masih terlihat sejumlah massa yang bertahan di bawah Flyover Pejompongan. Situasi sempat memanas saat massa bergerak ke arah Gedung Manggala Wanabakti. Kemudian massa berhasil dipukul mundur oleh pihak kepolisian yang berjaga di sana.
Selain kepolisian, personel gabungan TNI AD dan TNI AU turut berjaga di sekitar Jalan Pejompongan, tepatnya di samping perlintasan kereta api.
Arifin mengatakan dirinya mendatangi massa setelah mendapat laporan adanya kelompok yang masih bertahan dan belum bersedia membubarkan diri.
"Tadi dilaporkan bahwa di bawah sini, di bawah Slipi, ada kumpulan massa yang belum mau bubar, ya. Belum mau pulang. Makanya tadi saya temui mereka, saya tanyakan kenapa nggak mau bubar," kata Arifin kepada wartawan, Jumat (28/8).
Dalam pertemuannya dengan sejumlah massa, mereka menyampaikan permintaan agar rekan mereka yang disebut diamankan polisi dapat dibebaskan. Arifin kemudian meminta massa memberikan nama orang yang dimaksud agar dapat dikoordinasikan dengan pihak kepolisian.
"Ada permintaan agar teman-teman mereka, yang menurut mereka, itu diamankan oleh aparat keamanan, gitu ya, kepolisian. Saya tanyakan siapa nama-namanya supaya bisa dikomunikasikan dengan jajaran Polda," tambah Arifin.
Arifin juga menyebut sebagian massa bukan merupakan warga asli Jakarta. Sebagian dari mereka ada juga yang berasal dari wilayah lain.
"Dan ternyata mereka juga tidak seluruhnya orang Jakarta. Tadi ada yang dari Bogor, ya, ada dari mana tadi tuh," ungkap Arifin.
Situasi di kawasan Jalan Pejompongan mulai berangsur kondusif. Sekitar pukul 08.20 WIB, sebagian massa mulai membubarkan diri, sementara sebagian lainnya masih terlihat berjaga.
Sekitar pukul 08.30 WIB, arus lalu lintas di Jalan Pejompongan dekat perlintasan kereta api kembali normal. Tim Oranye juga mulai membersihkan sisa-sisa aksi massa yang berserakan di sekitar jalan.
Arifin meninggalkan lokasi sekitar pukul 09.00 WIB.
