Warga Tomang Dibacok saat Tidur di Kontrakan, Diduga Dipicu Motif Asmara
·waktu baca 2 menit

Polisi mengungkap kasus pembacokan terhadap seorang warga di Tomang Utara, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang viral di media sosial bukan merupakan aksi begal seperti narasi yang beredar. Polisi menyebut peristiwa itu dipicu motif asmara.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, mengatakan insiden tersebut terjadi pada Rabu (20/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah kontrakan di Jalan Mandala Utara, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
“Bukan begal, kisah asmara itu. Itu awal mulanya, hari Rabu tanggal 20 Mei 2026 ya, sekitar jam 10 malam. Jadi korban itu sedang tidur di kontrakannya,” kata Wisnu saat dihubungi, Kamis (21/5).
Wisnu menjelaskan, saat korban tengah tertidur, dua orang yang diduga pelaku tiba-tiba datang ke kamar kontrakan tersebut.
“Nah, kontrakan itu menjadi TKP-nya, tempat kejadian perkara. Di Jalan Mandala Utara, Tomang itu, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, ya kan. Nah, tiba-tiba datang dua orang ini yang diduga pelaku ini ke kamar kontrakan korban,” ujarnya.
Korban kemudian mengalami luka akibat diserang menggunakan senjata tajam. “Jadi, jadi pada saat korban tidur ini, yang diduga pelaku ini langsung apa namanya mengayunkan senjata tajam ke korban, sehingga mengakibatkan korban luka,” kata Wisnu.
Motif Asmara
Terkait motif asmara yang disebut menjadi pemicu kejadian, Wisnu belum dapat menjelaskan lebih jauh apakah berkaitan dengan perselingkuhan atau persoalan lain.
“Ya asmara, saya kan belum mengetahui lebih dalam lagi,” ujarnya.
Saat ini, kasus tersebut ditangani Polsek Grogol Petamburan. Polisi juga telah membantu korban untuk mendapat perawatan medis dan menyarankan korban membuat laporan polisi.
“Nah, untuk tindak lanjutnya, korban dibantu untuk dibawa ke rumah sakit untuk berobat. Kemudian, korban disarankan membuat laporan ke Polsek Grogol Petamburan. Saat ini, perkara tersebut ditangani oleh Polsek Grogol Petamburan,” kata Wisnu.
Soal identitas dua terduga pelaku, termasuk apakah laki-laki atau perempuan, polisi masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
“Saya belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Jadi kalaupun mau informasi detailnya, tunggu nanti hasil penyelidikan lebih lanjut oleh anggota Reskrim Polsek Grogol Petamburan,” ujar dia.
Wisnu turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak langsung menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Jadi boleh kami sampaikan imbauan, bahwa marilah kita lebih bijak dalam menyikapi, melihat dalam bermedsos. Karena supaya bisa memberikan rasa aman, rasa tenang bagi warga masyarakat. Ya crosscheck dulu kebenarannya baru di-share. Apabila menemui atau melihat, mengalami atau melihat gangguan kamtibmas, silakan hubungi layanan kepolisian 110,” tutupnya.
