WN Australia Tewas Usai Jatuh dari Tebing Pantai Kelingking Bali

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Evakuasi WN Australia berinisial CBL (29) yang meninggal usai terjatuh dari tebing di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Sabtu (12/9/2026).  Foto: Dok. Humas Polres Klungkung
zoom-in-whitePerbesar
Evakuasi WN Australia berinisial CBL (29) yang meninggal usai terjatuh dari tebing di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Sabtu (12/9/2026). Foto: Dok. Humas Polres Klungkung

Seorang warga negara Australia bernama Cronin Brianna Lani (29) tewas usai terjatuh dari tebing Pantai Kelingking, Sabtu (12/9) pukul 08.00 WITA. Cronin terjatuh setelah tersangkut di tebing Pantai Kelingking sebelah selatan.

Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat saksi berinisial INJ (41) yang berprofesi sebagai penjaga pantai menerima informasi dari wisatawan mengenai keberadaan WNA yang tersangkut di tebing sebelah selatan.

"Saksi memeriksa dengan wisatawan yang memberikan informasi tersebut dan menemukan bahwa benar ada seorang WNA yang tersangkut di tebing Pantai Kelingking sebelah selatan," kata Alit dalam keterangannya, Sabtu (12/9).

Setelah itu, Ali menjelaskan, INJ menghubungi INP (42) untuk meminta bantuan. Namun, pada saat yang bersamaan, korban tersebut terjatuh kembali sampai ke bibir Pantai Kelingking. Melihat hal tersebut, INP menghubungi Polsek Nusa Penida dan Tim Basarnas untuk melakukan evakuasi.

"Saat korban terjatuh ke bibir Pantai Kelingking, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Alit.

Evakuasi WN Australia berinisial CBL (29) yang meninggal usai terjatuh dari tebing di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Sabtu (12/9/2026). Foto: Dok. Humas Polres Klungkung

Selanjutnya, korban dievakuasi melalui jalur darat oleh personel Polsek Nusa Penida dan Basarnas ke Klinik Griya Medica dengan menggunakan mobil ambulans.

Berdasarkan pemeriksaan secara medis, korban mengalami patah tulang pada bagian tangan kiri, patah tulang kaki, luka sobek pada bagian kaki kanan, serta luka akibat goresan batu tebing di sekujur tubuh korban.

Saat ini, korban masih berada di Klinik Griya Medica di Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida. Korban direncanakan untuk dipindahkan ke Rumah Sakit Gema Santi sampai ada rencana lebih lanjut dari kedutaan Australia.