Zelensky Kirim Surat Terbuka ke Putin, Ajak Bertemu Bahas Akhir Perang
·waktu baca 2 menit

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merilis surat terbuka kepada Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (4/6). Dalam surat tersebut, Zelensky mengajak Putin untuk bertemu guna membahas upaya mengakhiri perang di Ukraina.
Invasi Rusia ke Ukraina telah berlangsung lebih dari empat tahun. Dalam suratnya, Zelensky juga menegaskan bahwa Ukraina memiliki pilihan lain untuk terus melawan Rusia apabila perang belum berakhir.
"Jalan menuju perdamaian harus dimulai dari garis depan, yang kemudian dilanjutkan melalui diplomasi," ujar Zelensky dalam suratnya, seperti dikutip Reuters.
"Gencatan senjata penuh harus diberlakukan selama negosiasi berlangsung. Ini adalah praktik yang lazim dilakukan," lanjutnya.
Zelensky juga menyinggung peran Amerika Serikat (AS) apabila dirinya dan Putin jadi bertemu. Menurut dia, AS memiliki kemampuan untuk memantau pelaksanaan gencatan senjata di garis pertempuran.
Ia turut mengusulkan penetapan tanggal pasti untuk pertemuan tersebut. Selain itu, Zelensky menyebut Swiss, Turki, dan sejumlah negara Timur Tengah dapat menjadi tuan rumah pertemuan itu.
"Jangan takut untuk mengambil jalan keluar dari perang ini. Itulah hal utama yang dibutuhkan dari Anda sekarang," tulis Zelensky.
"Ukraina mengusulkan untuk mengakhiri perang ini melalui keterlibatan langsung antara kita. Saya mengusulkan sebuah pertemuan. Jika Anda sendiri belum sampai pada kesimpulan bahwa sudah waktunya mengakhiri perang ini, Ukraina akan terus berjuang demi kelangsungan hidupnya," sambungnya.
Pemerintah Rusia dalam pernyataan resminya mengaku telah menerima dan membaca surat tersebut. Presiden Putin juga dijadwalkan menerima pengarahan mengenai isi surat itu.
