Kumparan Logo

Inalum Produksi 280 Ribu Metrik Ton pada 2025, Cetak Rekor Tertinggi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kantor Inalum. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kantor Inalum. Foto: Shutterstock

PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum, anggota Grup MIND ID, mencatatkan produksi sebesar 280.082 metrik ton (mt) selama 2025, meningkat sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya (yoy). Sementara pada aspek penjualan sebesar 280.141 mt pada tahun lalu atau meningkat meningkat sekitar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya (yoy).

Kedua pencapaian tersebut merupakan capaian tertinggi sepanjang 50 tahun (all-time-high) perusahaan berdiri. Capaian ini ditopang oleh penyelesaian Proyek Pot Upgrading, yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi ke arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.

Dalam laporan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, para pemegang saham menyetujui lima mata acara, di antaranya pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian, penggunaan laba bersih perseroan, serta perubahan susunan pengurus.

"Pencapaian Tahun Buku 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kolaborasi seluruh insan INALUM dan dukungan Grup MIND ID. Kinerja terbaik sepanjang sejarah perusahaan ini menjadi bukti bahwa strategi penguatan daya saing dan hilirisasi yang kami jalankan telah memberikan hasil yang nyata," ujar Corporate Secretary PT Inalum, Mahyaruddin A.R dalam keterangannya, Senin (22/6).

Sepanjang Tahun Buku 2025, Inalum membukukan kinerja keuangan terkuat sepanjang 50 tahun berdirinya perusahaan. Pendapatan perseroan tercatat tumbuh 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan volume penjualan dan harga jual komoditas yang lebih baik. Laba bersih konsolidasian naik 15 persen secara year-on-year, sementara EBITDA tumbuh sebesar 17 persen.

RUPST 2025 Inalum. Foto: Inalum

Kinerja Inalum turut tercermin dari penilaian tata kelola dan kesehatan Perusahaan. Perseroan memperoleh Tingkat Kesehatan kategori "AA" dengan klasifikasi "Sehat", didukung Final Rating idAA-/Stable dan Standalone Rating idA+(sa) dari Pefindo. Pencapaian Key Performance Indicators (KPI) Kolegial Tahun 2025 tercatat sebesar 85,54 persen (Audited), dengan Peringkat Komposit Risiko berada pada Peringkat 2.

Pada aspek penerapan Good Corporate Governance (GCG), tingkat pengadopsian prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Inalum diproyeksikan meningkat menjadi 87,54 persen pada Tahun Buku 2025, dari 81,01 persen pada tahun sebelumnya, seiring tindak lanjut atas seluruh rekomendasi perbaikan.

Dalam RUPST, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT INALUM hasil RUPST Tahun Buku 2025 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

• Komisaris Utama dan Komisaris Independen : Musa Bangun

• Komisaris: Indra Simarta

• Komisaris: Ali Said

• Komisaris Independen: Hari Soebagijo

• Komisaris : Kardwiyana Ukar

Direksi

• Direktur Utama: Melati Sarnita

• Direktur Keuangan: Ken Permana

• Direktur Operasi: Ivan Ermisyam

• Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra

• Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro

Dengan kepengurusan yang baru INALUM optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan, memperkuat hilirisasi aluminium nasional, dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan.