Kumparan Logo

Kapal Tanker MT Gamkonora Siap Bersandar di Cilacap, Bawa 450 Ribu Barel Minyak

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapal tanker MT Gamkonora yang membawa 450.000 barel crude oil untuk pasokan dalam negeri. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga
zoom-in-whitePerbesar
Kapal tanker MT Gamkonora yang membawa 450.000 barel crude oil untuk pasokan dalam negeri. Foto: Dok. Pertamina Patra Niaga

PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan kabar mengenai adanya pasokan minyak mentah untuk mendukung kebutuhan energi dalam negeri. Saat ini, kapal tanker MT Gamkonora akan segera bersandar di Cilacap dengan membawa 450.000 barel crude oil.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menjelaskan pasokan tersebut merupakan upaya Pertamina Patra Niaga untuk memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga di tengah dinamika industri energi global.

“Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi nasional melalui pengelolaan rantai pasok yang terencana dan terintegrasi. Kedatangan MT Gamkonora menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat ketersediaan stok energi dalam negeri sekaligus mendukung operasional kilang nasional agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” kata Roberth dalam keterangan tertulis, Senin (22/6).

video story embed

Nantinya, pasokan tersebut akan digunakan untuk mendukung keberlanjutan produksi BBM guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat, sektor industri, serta berbagai aktivitas ekonomi di Indonesia.

Adapun kapal tanker MT Gamkonora sebelumnya bertolak dari Arzew, Aljazair pada 14 Mei lalu sebelum melanjutkan pelayaran menuju Indonesia.

Roberth juga menjelaskan berbagai persiapan operasional untuk memastikan proses penerimaan muatan berjalan lancar sudah dilakukan. Hal itu meliputi koordinasi dengan pengelola terminal, otoritas pelabuhan, instansi terkait, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses bongkar muat dan distribusi lanjutan.

“Ketahanan energi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan pasokan, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur, armada, serta sistem logistik yang mendukung distribusinya. Kami terus memastikan seluruh aspek tersebut berjalan secara optimal agar pasokan energi nasional tetap aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Roberth

Selain itu, operasional kapal selama perjalanan juga dipantau secara berkelanjutan. Hal itu merupakan upaya dalam memastikan keamanan muatan, keselamatan pelayaran, dan ketepatan waktu kedatangan.