Kumparan Logo

Pasokan Batu Bara PLN Diklaim Aman, Bahlil Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers penemuan gas raksasa oleh Eni di Kutai, Kalimantan Timur, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: Kementerian ESDM
zoom-in-whitePerbesar
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers penemuan gas raksasa oleh Eni di Kutai, Kalimantan Timur, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: Kementerian ESDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik meskipun masih ada kendala pasokan batu bara untuk pembangkit.

Bahlil mengatakan, masih ada kebutuhan pasokan batu bara kalori menengah 5.200 kcal/kg GAR selama Juni 2026, yang tengah dicari solusinya melalui pembentukan tim pengadaan lintas sektor.

"Ada kendala memang sedikit terhadap batu bara yang medium, kalori yang 5.200. Kita kan tahu bahwa sekarang kan kalori batu bara kita ini semakin hari kan semakin rendah, nah ini yang kita lagi cari solusinya, tapi secara yang lainnya enggak ada masalah,"

Dia mengakui ada kendala pasokan batu bara untuk pembangkit PLN. Dari total kebutuhan 154 juta ton sepanjang tahun ini, yang baru terkontrak 134 juta ton, sehingga kurangnya 18-20 juta ton. Namun, dia memastikan tidak ada lagi pemadaman listrik.

"Insyaallah enggak ya (ada pemadaman listrik)," tegas Bahlil.

video story embed

Dalam rangka memastikan koordinasi, kerja sama dan kepastian pasokan untuk PLN, Bahlil membentuk tim pengadaan yang mencakup Direktur Jenderal Minerba, Inspektur Jenderal ESDM, BPKP, bersama PLN.

"Kita mau ingin tahu agar tidak ada masalah di teknis, jangan barang sudah ada, ESDM sudah memberikan penugasan kepada PLN, tapi kalau tidak dieksekusi kan enggak nyampe di power plant dan ini dibutuhkan kolaborasi kerja sama dan transparansi termasuk harga ini semua dalam rangka pertanggungjawaban moral," tuturnya.

Adapun rapat tersebut juga membahas terkait subsidi dan kompensasi untuk PLN. Sebab, banyak komponen subsidi dan kompensasi yang diterima PLN seperti dari pasokan gas dan batu bara sampai harga listrik untuk masyarakat berpendapatan rendah. Meski begitu, dia tidak menjelaskan besarannya dan apakah ada keterlambatan.

"Bagaimana pembayaran kompensasi dan subsidi terhadap PLN agar mereka mempunyai kemampuan keuangan yang memadai untuk mempersiapkan segala sesuatu agar pelayanan listrik kita kepada rakyat bisa berjalan yang maksimal," ujarnya.

Sebelumnya, Bahlil memastikan pemadaman listrik yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia bukan karena kelangkaan pasokan batu bara. Ia mengatakan pemerintah bersama PT PLN (Persero) tengah melakukan percepatan pemulihan terhadap sistem kelistrikan yang mengalami gangguan.

"Saya sampai hari ini malam ini juga rapat sama PLN. Untuk membahas masalah ini," kata Bahlil kepada wartawan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/6).

Bahlil menegaskan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik nasional dalam kondisi aman. Menurutnya, gangguan yang terjadi lebih disebabkan oleh persoalan teknis pada sejumlah mesin.

"Masalah batu bara langka enggak benar, karena penugasan kita sudah 170 juta ton, hanya saja ada beberapa trouble di beberapa mesin seperti yang disampaikan PLN dan akan diselesaikan dalam waktu dekat," ujar Bahlil.