Kumparan Logo

Prabowo Tegaskan Barang Subsidi Tak Boleh Jadi Dagangan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan tahunannya, menjelang perayaan Hari Kemerdekaan negara, di Jakarta pada 14 Agustus 2026. Foto: Bay Ismoyo / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan tahunannya, menjelang perayaan Hari Kemerdekaan negara, di Jakarta pada 14 Agustus 2026. Foto: Bay Ismoyo / AFP

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah akan menyalurkan barang-barang subsidi melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi rakyat sekaligus memastikan barang subsidi tidak diperdagangkan untuk kepentingan tertentu.

Prabowo menyebut pemerintah telah mendirikan 10.000 Koperasi Desa Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.300 koperasi disebut telah beroperasi secara optimal.

Pemerintah menargetkan jumlah Kopdes Merah Putih terus bertambah hingga mencapai 30.000 koperasi yang berdiri dan beroperasi dengan baik pada akhir 2026.

Menurut Prabowo, keberadaan Kopdes Merah Putih diharapkan membuat negara memiliki kendali lebih besar terhadap rantai pasok. Dengan demikian, distribusi barang kebutuhan masyarakat tidak mudah dipengaruhi oleh pihak yang memiliki kendali atas modal maupun pasokan.

“Dalam rangka memperkuat ekonomi rakyat, dari bawah kita juga membangun koperasi-koperasi desa merah. Kali ini kita telah berhasil mendirikan dan mengoperasikan 10.000 koperasi merah putih 3.300 di antaranya operasi se-optimal dan target kita akhir tahun 2026 harus 30.000 koperasi merah putih berdiri dan beroperasi dengan baik,” kata Prabowo dalam Pembukaan Sidang Tahunan MPR 2026, Jumat (14/8).

instagram embed

Prabowo menilai penguasaan rantai pasok menjadi penting karena mekanisme pasar dapat dipengaruhi oleh pihak-pihak tertentu. Pemerintah, kata dia, perlu mengorganisasi dan memperkuat masyarakat melalui koperasi agar rakyat memiliki posisi yang lebih kuat dalam aktivitas ekonomi.

Selain memperkuat rantai pasok, pemerintah juga akan menjadikan Kopdes Merah Putih sebagai jalur penyaluran barang subsidi. Prabowo menegaskan barang yang memperoleh subsidi berasal dari uang rakyat sehingga manfaatnya harus kembali kepada masyarakat.

“Saudara sekalian, semua barang-barang subsidi akan disalurkan melalui koperasi merah putih. Sehingga barang-barang subsidi tidak boleh dan tidak bisa diperdagangkan. Subsidi adalah uang rakyat barang yang disubsidi disubsidi oleh uang rakyat untuk rakyat dan bukan dagangan,” tegasnya.

Dengan skema tersebut, pemerintah ingin memastikan barang subsidi tetap berada dalam jalur distribusi yang ditujukan kepada masyarakat. Kopdes Merah Putih nantinya menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mengatur distribusi barang subsidi sekaligus memperkuat peran koperasi di tingkat desa.