Pencarian populer
USER STORY
4 September 2018 15:45 WIB
0
0
Mampukah Mariano Diaz Menjaga 'Kekeramatan' Angka 7 di Real Madrid?
Butragueno sebagai salah satu penjaga marwah jersey nomor 7 Real Madrid (twitter.com).
Pasca-hengkangnya Cristiano Ronaldo ke Juventus, praktis berbagai nama sejak jauh-jauh hari digadang-gadang akan memakai nomor 7 di Real Madrid. Tidak jarang spekulasi liar hadir selama jersey nomor 7 tersebut belum bertuan.
Setali tiga uang, hal ini makin menguatkan bakal ada nama besar yang akan Real Madrid rekrut untuk mengisi pos yang lowong tersebut. Hazard, Cavani, Mbappe, dan Neymar sudah digadang-gadang akan menjadi pembelian teranyar untuk mengenakan jersey keramat di Real Madrid tersebut.
Namun pada akhirnya, nama-nama tersebut urung datang ke Real Madrid. Praktis nama Asensio hadir ke permukaan untuk mengenakan nomor punggung tersebut, mengingat kualitasnya yang menjanjikan sampai sejauh ini sebagai pemain muda yang mampu menjadi penjaga marwah jersey nomor 7 di Real Madrid. Agar tidak bernasib sama dengan marwah nomor punggung 7 di United yang belakangan nasibnya semakin tiarap dan semakin ampas saja.
Lalu semua tahu bahwa Real Madrid secara mengejutkan mengumumkan suksesor untuk mengenakan seragam nomor 7 adalah Mariano Diaz. Tidak lama setelah pengumunan tersebut, tagar dan juga keriuhan di timeline dan juga grup yang saya ikuti dimeriahkan oleh tagar "Mar7ano Diaz."
Dan yang paling aneh, Marino Diaz adalah fusion (Di Maria dan Ronaldo), saya tahu hal itu terdengar konyol. Namun percayalah itu semua merupakan bentuk satire untuk menghilangkan rasa nelangsa, mengingat Mariano Diaz bukan sosok yang digadang-gadang akan mengenakan jersey tersebut.
Striker Olympique Lyon, Mariano Diaz. (Foto: Philippe Desmazes/AFP)
Berbicara mengenai nomor punggung keramat, Real Madrid sama seperti klub-klub lainnya di muka bumi ini. Namun Real Madrid tidak seperti AC Milan yang memensiunkan nomor 6 demi menghormati Baresi.
Di Real Madrid tidak ada nomor punggung yang dipensiunkan dengan alasan menghormati. Legacy dari nomor punggung 7 sama digdayanya di Real Madrid dan juga di Manchester United (jangan bandingkan setelah dipakai Valencia dan orang-orang macam Depay, bahkan Di Maria). Nomor punggung 7 di Real Madrid bahkan lebih keramat dibandingan nomor 10 yang konon katanya adalah nomor paling sentral dan beraura magis di ranah sepak bola.
Sebagai catatan, ada 3 nomor punggung di Real Madrid yang berpredikat keramat sepanjang yang saya tahu.
Pertama nomor punggung 13, nomor sial, ini adalah nomor paling sial yang sangat dihindari oleh pemain-pemain Real Madrid. Bahkan pemain sekelas kiper seperti Kiko Casilla pernah uji nyali dengan nomor punggung ini. Namun Anda bisa tahu kiprahnya di Real Madrid tidak sementereng di Espanyol.
Entah kebetulan atau tidak faktanya pemilik nomor punggung nomor 13 di Real Madrid adalah sosok yang sial, sebut saja Munitis yang lebih dikenal sebagai legenda Racing Santander dibandingkan sebagai punggawa yang pernah membela Real Madrid.
Kalau ingin membandingkan kesialan dari nomor ini, ingatlah jersey nomor 9 di Chelsea yang sangat dihindari oleh pemaian manapun di klub itu, terkhusus striker.
Beckham berhasil di Real Madrid. (Foto: AFP/Philippe Desmazes)
Kedua adalah nomor punggung 23. Awalnya nomor punggung ini dipakai oleh David Beckham kala pertama kali membela Real Madrid. Dia begitu hormat dan tahu diri untuk tidak menggugat nomor yang identik dengan dirinya di MU dari Raul sang Pangeran Bernabeu yang sudah melekat dengan label nomor punggung ini.
Apalagi Beckham tahu bahwa nomor punggung 7 sebenarnya bukan manifestasi dirinya, mengingat di MU dia pernah juga memakai nomor punggung nomor 10. Melihat hal tersebut, Beckham memilih nomor 23 sebagai penghormatan untuk Marc Vivien Foe dan juga kekaguman kepada seorang Michael Jordan.
Lama kelamaan nomor punggung 23 tersebut menghasilkan foklore dalam lingkungan Real Madrid. Pemilik nomor punggung 23 selalu diidentikan dengan calon bintang Real Madrid di masa depan. Kriterianya adalah pemain muda, belum mapan sebagai pemain di tim utama, tetapi mampu menjadi sebagai pembeda seperti Isco.
Terakhir adalah nomor punggung 7 yang kekeramatannya sudah dari waktu ke waktu dan kualitas pemain yang pernah mengenakannya tidak usah diragukan lagi.
Mari kita napak tilas sejenak nama-nama sebelum Raul dan Cristiano Ronaldo yang pernah memakai kostum Real Madrid bernomor punggung 7.
1. Amancio Amaro Varela (344 penampilan / 119 gol)
Amancio Amaro Varela dikenal sebagai Amancio. Pemain yang di El Brujo (The Wizard) yang berposisi sebagai gelandang kanan di Real Madrid ini merupakan rekrutan dari Deportivo La Coruna. Konon kedatangan pemain ini tidak melalui restu Santiago Bernabéu Yeste, presiden Real Madrid kala itu.
Transfer ini tetap dijalankan karena desakan beberapa pemain. Begitu istimewanya pemain ini. Bersama Miguel Muñoz dengan beberapa pemain muda seperti Pirri, Velázquez, Sanchís, dan Grosso, komposisi ini dikenal dengan generasi "Yé-Yé" tim.
Satu hal yang menarik kala dia sudah gantung sepatu dan berkarier di bidang kepelatihan dengan menangani tim muda Real Madrid adalah mengorbitkan skuad legendaris Quinta del Buitre, terdiri dari Butragueño, Míchel, Sanchis, Martín Vázquez, dan Pardeza.
Prestasi di Real Madrid
6 La Liga, 3 Piala Spanyol, 1 UCL, 3 El Phicichi (1 di Divisi Segunda), dan Ballon d'Or di posisi ke-3.
2. Emilio Butragueño (341 penampilan / 123 gol)
Emilio Butragueño adalah salah satu penyerang legendaris Real Madrid yang gaya permainannya terbilang klasik yang menjadi cirinya. Salah satu pemain yang merupakan bagian kesuksesan Real Madrid di zamannya.
Pemain yang dijuluki El Buitre (The Hering) adalah salah seorang anggota legendaris Quinta del Buitre, bersama dengan Manolo Sanchís, Rafael Martín Vázquez, Míchel, dan Miguel Pardeza.
Generasi ini tidak kenal ampun kala menghajar tim-tim yang jadi lawannya di berbagai kompetisi dan kita tahu Emiliano Butragueno adalah ujung tombaknya. Satu hal ‘cacat’ generasi ini adalah tidak adanya gelar UCL yang mereka raih kala masih menjadi skuad lengkap.
Emilio adalah produk asli pemain muda Real Madrid yang konon mewariskan langsung nomor punggung 7 miliknya kepada Raul Gonzalez.
Prestasi di Real Madrid
6 La Liga, 2 Copa Del Rey, 1 Piala Liga, 4 Super Copa, 2 Piala UEFA, 1 Copa Iberoamericana, 2 Bravo Award (sejenis dengan Golden Boy). Ballon D'Or peringkat ke-3, dan 1 Pichichi.
3. Juanito (284 penampilan /85 gol)
Juan Gómez González (dikenal sebagai Juanito, adalah mantan pemain Real Madrid yang berposisi sebagai seorang penyerang. Gocekan dengan kemampuan dribbling luar biasa dibarengi karakter yang meledak-ledak adalah hal yang dikenal dari Juanito.
Ungkapannya kala dibeli Real Madrid, “Playing for Real Madrid is like touching the sky, Real Madrid has always been my first choice as a team and Madrid has always been my favorite as a city," menjadi salah satu kutipan legendaris yang sampai sekarang bergema di Santiago Bernabeu.
Banyak yang tidak tahu bahwa kariernya hampir mirip dengan Raul Gonzalez, juniornya yang juga mengenakan seragam nomor 7 di Real Madrid, yang sempat membela Atletico Madrid.
Raul Gonzales, the legend (Foto: Footballs Top Ten)
Namun, berbeda dengan Raul yang menyingkir dari Atletico karena Presiden Atletico kala itu membubarkan tim muda demi efisiensi. Juanito membela Atletico hanya 2 kali, setelah itu dia cidera dan tidak dipanggil lagi ke tim utama.
Setelah masa pemulihan dan membangun karier di klub Burgos FC. Juanito menarik perhatian Real Madrid dan bergabung dalam skuad yang juga menampilkan Santillana, Uli Stielike, Vicente del Bosque, dan José Antonio Camacho.
Juanito dianggap oleh sebagian besar fans Madrid mewakili esensi dari klub tersebut yang penuh semangat dan haus akan prestasi . Semangatnya yang luar biasa mampu menjadi motivasi untuk membalikkan keadaan.
Salah satu di antaranya kala melawan Celtic di perempat final Piala Eropa 1979-80. Ketika itu Los Blancos tertinggal 0-2 dalam pertandingan pertama di Glasgow. Pada leg kedua Juanito dan kawan-kawan membalikkan keadaan dengan lesatan tiga gol tanpa balas yang semua goal dicetak oleh Juanito.
Sejak kematiannya, Juanito terus diingat di setiap menit ke-7 dan Ultras akan menyanyikan "Illa illa illa, Juanito maravilla". Selama karirnya, Juanito termasuk sosok kontroversial.
Pada 1978 ia menerima hukuman dua tahun setelah menyerang wasit Adolf Prokop dalam suatu pertandingan kompetisi Eropa. Pada helatan Piala UEFA melawan Neuchâtel Xamax, dia meludahi mantan rekan setimnya di Real Madrid, Stielike.
Yang paling dikenal oleh publik kala menginjak dengan sengaja wajah Lothar Matthäus (setelah terlebih dahulu menendang kepala Lothar yang tergeletak di tanah) pada laga Real Madrid vs Bayern Munchen pada tahun 1987.
Pada tanggal 2 April 1992, setelah menonton Real bermain Torino FC dalam pertandingan Piala UEFA, ia tewas dalam kecelakaan jalan di Calzada de Oropesa, Toledo, ketika kembali ke Mérida.
Prestasi di Real Madrid
5 La Liga, 2 Copa Del Rey, 1 Piala Liga, 2 Piala UEFA, 1 gelar Pemain Terbaik Spanyol, dan 1 Pichichi.
Dari 3 nama di atas ditambah Raul dan Cristiano Ronaldo yang prestasinya bisa kita temukan begitu melimpah, apakah Mariano Diaz mampu menjawab ekspetasi publik soal kelayakan dirinya mengenakan jersey nomor 7? Saya pribadi pesimis dan kepesimisan saya ini bermuara pada nomor 7 Real Madrid telah meng-MU-kan diri.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: