News
·
26 April 2018 18:09

Prodi Ilmu Komunikasi President University Kembali Gelar Pelatihan Table Manner

Konten ini diproduksi oleh Niken Septiani
Fave Hotel, Jababeka - Etik Makan atau Table Manner merupakan aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan. Etika makan ini diperkenalkan oleh bangsa Eropa dan selalu dilakukan pada saat perjamuan acara resmi. Akan tetapi masih banyak orang-orang awam yang tidak memahami fungsi dan manfaat dari Etik Makan atau yang dikenal dengan Table Manner.
ADVERTISEMENT
Program Studi Ilmu Komunikasi President University menggelar kembali pelatihan Table Manner yang dihadiri oleh 29 mahasiswa pada Senin (9/4) di Fave Hotel Jababeka, Cikarang dengan didampingi oleh Dekan Humaniora, Teuku Rezasyah dan Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, Dindin Dimyati.
Sesi pelatihan diawali dengan hotel tour, presentasi untuk company profile Fave Hotel Jababeka, kemudian dilanjutkan dengan presentasi dari KaProdi Komunikasi President University, dan pengenalan sikap serta tata cara dalam perjamuan makan oleh Supervisor Food and Beverage Fave Hotel, Tohirin.
“Tujuan dilaksanakannya Pelatihan Table Manner ini untuk belajar makan formal atau bisa dikatakan belajar manner. Selain itu mahasiswa dapat belajar untuk behave dalam berbagai situasi misalnya saat sedang negosiasi nantinya” tutur Dindin Dimyati (9/4).
ADVERTISEMENT
Pelatihan Table Manner kali ini tidak kalah menarik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, hal tersebut terlihat dari antusiasme mahasiswa yang hadir. Pasalnya, pelatihan Table Manner yang diselenggarakan Prodi Ilmu Komunikasi merupakan bagian dari mata kuliah Pengantar Public Relations (PR).
Mahasiswa yang hadir dalam pelatihan tersebut selain dibekali dengan ilmu mengenai bagaimana cara makan yang baik juga diberikan Sertifikat untuk sebagai penunjang karir bagi mahasiswa apabila melamar pekerjaan di perusahaan yang menerapkan Etik Makan.
“Selain mendapatkan Sertifikat, mahasiswa akan mendapat nilai tambah untuk mata kuliah Pengantar Public Relations (PR)” ungkapnya saat menutup sesi pelatihan.