Menyusui Bukan Tugas Ibu Saja?

Nilam Alfa Salmah
Pejuang rupiah seorang employee, Seorang Mahasiswi Sastra Indonesia UNPAM
Konten dari Pengguna
2 April 2024 14:15 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Nilam Alfa Salmah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sumber gambar: Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sumber gambar: Dokumentasi Pribadi
ADVERTISEMENT
Kita ketahui bahwa kodrat perempuan atau ibu adalah mengandung, melahirkan, dan menyusui. Akan tetapi dibalik kodrat dan tugas wajib seorang perempuan, menyusui adalah tanggung jawab ibu dan ayah yang artinya tanggung jawab bersama. Ada poin penting yang bisa kita ambil untuk calon orang tua terutama para laki-laki dari wawancara Mom Uung pada Habib Ja’far dalam kanal You Tube Mom Uung. Habib Ja’far mengatakan bahwasanya air susu itu bukan kewajiban ibu tetapi kesadaran dan ketulusan seorang ibu. Kewajiban air susu ada pada ayah. Walaupun si Ayah ini istrinya keluar air susunya, seharusnya Ayah mendukung dengan membelikan buah-buahannya, kalau malam istri bangun untuk menyusui anak maka Ayah menemani istri jangan hanya membangunkan istri dengan menyuruh untuk menyusui anak. Apabila istri atau ibu butuh sandaran maka kasih sandaran, apabila istri mau menonton maka tugas suami atau ayah menemaninya menonton. Apabila air susu ibu itu tidak keluar maka si suami yang harus mencarikan dan membayar upah orang yang mau menjadi ibu sepersusuan yang kalau sekarang disebut donor asi..
ADVERTISEMENT
Dalam kanal You Tube Mom Uung, Habib Ja’far juga mengatakan bahwa menyusui itu tidak mudah, menyusui itu ada ilmu dan perjuangannya. Dan beliau mengatakan bahwa dalam islam menyusui hukumnya wajib hanya hari-hari awal bagi perempuan yang namanya Al-Liba itu biasanya 3 hari atau hari-hari awal. Di luar itu termasuk sedekah yakni kebaikan seorang ibu kepada anaknya dan kepada suaminya.
Banyak pandangan masyarakat yang menganggap bahwa tugas suami hanya mencari nafkah. Akan tetapi, ketika sebagai suami atau ayah seharusnya menjadi rumah bagi istri. Apalagi ada berita yang beredar di media yang menampilkan seorang ibu hampir bunuh diri di rel kereta dengan membawa bayinya karena faktor tak ada support dari suami atau pun keluarga. Dari kisah ibu yang mau bunuh diri itu termasuk dari baby blues yang mana kemungkinan ibu setelah melahirkan harus ada support dari keluarga terutama suami karena menjadi ibu itu tidak mudah. Seperti yang dikatakan Habib Ja’far bahwa seharusnya menyusui sebisa mungkin sebagai healing bagi ibunya artinya bukan hanya soal ia memberi kepada anaknya tapi semacam keseruan yang mungkin suatu hari kamu bakal rindu.
ADVERTISEMENT
Apalagi melihat komentar dari content video Mom Uung, masih banyak ibu yang mengurus anaknya sendiri tanpa ada tangan suami yang mana suami hanya bertugas mencari nafkah. Pada dasarnya tugas utama suami adalah menjaga dan melindungi keluarga. Seperti yang sering kita lihat dalam lingkungan dengan budaya patriarki, istri tugasnya memasak, mengurus anak, berberes rumah sedang suami hanya mencari nafkah. Dan ketika istri sakit pun masih harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga tanpa adanya bantuan suami. Padahal pekerjaan rumah tangga bukan kewajiban istri melainkan tugas bersama.
Untuk mengurus anak sendiri bukan hanya tugas dan kewajiban ibu saja melainkan ayah juga. Anak adalah titipan dari Tuhan yang mana sebagai orang tua harus menjaga dan melindunginya dengan baik. Bukan hanya anak yang dapat label durhaka melainkan orang tua juga dapat label durhaka. Anak memiliki hak yang harus diterima dari orang tuanya yakni hak pendidikan, mendapat nama yang baik, mendapatkan perlakuan yang baik. Apabila orang tua tak memberikan hak anaknya, maka orang tua tersebut disebut orang tua durhaka.
ADVERTISEMENT
Dalam content Mom Uung dengan Habib Ja’far yang membicarakan tentang menyusui terdapat edukasi yang dapat kita ambil. Edukasi tersebut bukan hanya berlaku untuk ibu saja melainkan untuk semua orang baik laki-laki maupun perempuan bahkan lebih bagusnya orang yang belum nikah harus belajar tentang menyusui. Dan untuk belajar parenting pun baiknya sebelum menikah agar siap sebagai orang tua bagaimana merawat dan menjaga anak. Walaupun tak menjamin seratus persen sebagai orang tua yang sempurna, setidaknya hal-hal kecil bisa dijalankan dengan baik dan tak lupa sebagai tugas dan kewajiban sebagai orang tua.