Mari Belajar Bersama untuk Mencapai Tujuan (Tahap 2)

Nisfatun Khasanah
Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang 2018-2023
Konten dari Pengguna
10 Maret 2024 10:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Nisfatun Khasanah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
dok penulis
zoom-in-whitePerbesar
dok penulis
ADVERTISEMENT
Halooo, teman-teman di sini lagi sekarang. Ingin melanjutkan yang kemarin, ya? Aku anggap yang kemarin sudah selasai, ya. Kamu sudah menemukan satu tujuan, kamu sudah menyadari sepenuhnya akan keadaan sekarang, kamu sudah menyadari sepenuhnya akan potensi diri, yang ingin kamu kembangkan.
ADVERTISEMENT
Ingat, tulisan ini jangan dijadikan patokan sepenuhnya ya teman-teman. Aku kebanyakan menulis untuk mengingatkan diriku sendiri. Kamu boleh banget-banget-banget menambahkan atau mengoreksi apa yang aku bilang.
Alternatif yang mungkin bisa kalian terapkan yaitu: konsistensi, strategi, ketulusan, ketegasan, kerendah-hatian, dan memaafkan.
Konsisten: usaha yang tidak putus-putus, nyambung antara hari ini dengan kemarin dan seterusnya, jangan mengambil hal yang lain sebelum kamu menyelesaikan misi yang sekarang. Untuk bisa konsisten maka kamu harus menyukai apa yang sedang kamu lakukan.
Strategi: dengarkan orang lain yang lebih dewasa, lebih berilmu, lebih berpengalaman. Ambil semua baik-baik dari mana saja dengan tetap melindungi dirimu sendiri. Tetap libatkan dirimu di mana pun kamu berada, jangan biarkan orang lain mengontrolmu. Ambil tanggung jawab akan dirimu sendiri.
ADVERTISEMENT
Ketulusan: cobalah untuk menghapuskan tujuan-tujuan negatif, pikiran-pikiran negatif, dan tindakan-tindakan negatif. Lakukan sesuatu sebab karena kamu bertujuan baik, tidak mengharap balasan atau respon tertentu dari pihak luar. Tetap ingat untuk menjadi baik dan ambil tanggung jawab dengan keputusan apapun yang telah kamu ambil.
Ketegasan: lindungi dirimu sendiri, lindungi orang yang kamu sayang, lindungi orang-orang baik. Jika energi negatif dibiarkan untuk membesar maka semakin sulit bagi kita untuk melakukan kebaikan. Tolong lakukan sesuatu.
Kerendah-hatian: tetaplah ingat akan betapa lemahnya kita sebagai manusia. Selalu ingat akan bekal yang telah orang tua kita berikan sejak kita lahir. Pegang teguh hal itu sampai akhir. Pesan akan betapa kita kecil dan selalu butuh Kekuatan yang Besar.
ADVERTISEMENT
Memaafkan: selain memaafkan orang lain, maafkanlah dirimu sendiri. Jangan kamu terlalu baik kepada orang lain hingga tak mengindahkan dirimu sendiri, ya. Tidak apa-apa jika melakukan kesalahan. Dari situlah kamu mengambil pelajaran.
Terima kasih telah menelusuri kata per kata hingga sejauh ini. Mari bersama-sama kita menerapkan dan saling mengingatkan. Nanti kita lanjutkan ya, maukah kamu?