KKN Optimalkan Penjualan UMKM Sandal Dengan Merk dan Kemasan Lewat Pasar Online

KKN UNTAG 2021
Tulisan dari Nisfu Fajarayana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya 2021. Mahasiswa memahami setiap permasalahan yang terjadi dimasyarakat dan memberi solusi terbaik untuk dapat memecahkan masalah tersebut dengan ide-ide yang kreatif. Salah satu daerah Program KKN ini dilaksanakan di Desa Wedoro Dusun Wedoro Belahan Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo pada Bulan Desember 2021. Di desa ini sebagian besar memproduksi sandal japit. Namun dengan adanya pandemi yang mengakibatkan sangat sulit untuk mengirimkan produk ke luar kota mengingat adanya kebijakan pemerintah yaitu mengurangi mobilitas. Sehingga, sulit untuk keluar masuk dari kota satu ke kota lainnya.

Kurangnya kreativitas para pelaku usaha sandal jepit diantaranya sandal dikemas dalam satu seri nomor sandal di satu plastik polos, tidak dikemas perbiji atau satu pasang sandal. Meskipun memiliki desain dan motif sandal sendiri tetapi para pelaku usaha masih menggunakan nama-nama brand terkenal seperti Nevada, Adidas dan sebagainya. Untuk pemasaran masih menggunakan sistem menawarkan dari satu toko ke toko lain nya dan dari satu pasar ke pasar lainnya.
Kegiatan pengabdian pada mitra UMKM Sandal Japit dilakukan dalam beberapa tahap sesuai dengan rencana kegiatan. Dalam kegiatan dalam pengabdian ini yang dilakukan tahap pertama adalah identifikasi permasalahan, yang kedua memberikan solusi terhadap permasalahan mitra, yang ketiga adalah pelaksanaan program (pembuatan desain branding logo, desain packaging), pemanfaatan digital marketing dengan membuatkan buku panduan langkah – langkah pemasaran dan akun penjualan melalui aplikasi online untuk meningkatkan penjualan dan menjangkau pembeli dari luar kota.
Kegiatan pengaplikasian / penggunaan branding produk baru pada produk sandal. Diawali dengan proses sablon pada alas sandal nama brand dengan desain yang simpel agar mudah di ingat. Pengadaan kemasan yang lebih menarik dan efisien dilakukan untuk menambah daya tarik konsumen terhadap produk mitra UMKM dan tidak memerlukan tambahan plastik keresek lagi. Pada kemasan juga di desain lalu di sablon pada plastik kemasan agar tidak terkesan polos.
Digital marketing memiliki potensi pasar yang sangat luas. Untuk mendapatkan potensi pasar tersebut maka salah satu program KKN yaitu membuat buku panduan langkah – langkah cara berjualan dan akun penjualan memalui salah satu aplikasi online. Hal disampaikan dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk pemasaran produk adalah bagaimana langkah-langkah mendaftar di Shopee hingga mengoperasikan aplikasi tersebut dalam aktivitas pemasaran produk dan menerima pesanan secara online hingga cara pengiriman barang.
Untuk menyempurnakan kinerja yang dilaksanakan, Imron mengkonsultasikan rancangannya kepada pemilik UMKM. Dengan dibimbing oleh dosen pembimbing lapangan, Ibu Intan Kusumaningayu, S.T., M.T.. Menyelesaikan program KKN sebagai sarana pengabdian diri kepada masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang sudah menyelenggarakan KKN mandiri ini karena usaha saya sudah terbantu dengan adanya pembuatan nama brand baru dan pembuatan logo pada alas dan kemasan. Saya sekarang mempunyai inovasi untuk usaha saya ini dengan melakukan pemasaran produk melalui media sosial atau aplikasi yang sudah dibuat dan diberikan buku panduan" Ucap Bapak Sumarto selaku mitra UMKM.
#UntagSurabaya
#KitaUntagSurabaya
#UntukIndonesia
#UntagSurabayaKeren
#EcoCampus
#KampusKompeten
