Konten dari Pengguna

Emotional Healing : Pentingnya Berdamai dengan Emosi Negatif

Nisrina Salsabila

Nisrina Salsabila

Mahasiswi Psikologi Universitas Brawijaya

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nisrina Salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kita pasti pernah mengalami hal atau suatu kejadian yang sangat memorable baik dalam hal baik maupun hal buruk, tapi tahukah kalian bahwasannya dalam setiap kejadian baik maupun buruk itu kita mencantumkan emosi didalamnya. Emosi yang dimaksud disini adalah suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dan kecenderungan untuk bertindak (Daniel Goleman 2002). Sehingga emosi merupakan reaksi yang timbul akibat adanya rangsangan ataupun stimulus dari luar dan dalam pada setiap orang, yang tentunya disesuaikan dengan kondisi psikologis dari orang tersebut.

foto : pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
foto : pixabay.com

Emosi

Emosi yang dapat kita rasakan pun dapat dibagi menjadi dua yakni emosi positif dan emosi negatif. Memang terkadang membingungkan sebenarnya “apa sih emosi yang kita rasakan saat kita sedang bahagia?”, mungkin yang awam kita ketahui adalah tentang emosi yang selalu berkaitan dengan amarah, tetapi ternyata ada juga loh emosi yang dapat kita rasakan ketika diri kita sedang bahagia, sesuai dengan peranan amygdala yakni untuk mengatur emosi dan ingatan yang berhubungan dengan rasa takut dan bahagia.

Emosi positif adalah respon yang timbul akibat adanya stimulus atau rangsangan dalam konteks hal yang positif, misalnya kesenangan akan memperoleh nilai yang tinggi dikala ujian. Sebaliknya, emosi negatif merupakan respon yang timbul disebabkan dari stimulus atau rangsangan dalam konteks hal yang negatif seperti marah, benci ataupun jijik. Maka dari itu, orang yang telah mengalami emosi negatif cenderung tingkah lakunya tidak terkontrol.

Dapat diamati dari penjelasan tentang dua macam emosi diatas, emosi yang patut diberikan perhatian yang lebih adalah emosi negatif, karena saat kita mengalami emosi tersebut otomatis tingkah laku kita akan berubah, mulai dari menyakiti diri sendiri, mudah merasa cemas hingga mengakibatkan trauma.

Berbicara soal trauma hal ini merupakan tekanan emosional dan psikologis akibat dari kejadian atau peristiwa yang tidak menyenangkan atau pengalaman yang berkaitan dengan kekerasan dan menimbulkan stress yang berlebihan. Kejadian-kejadian traumatik yang pernah kita alami akan dengan sangat mudah menghadirkan emosi negatif dalam diri kita dan jika hal ini berlangsung terus menerus, tanpa kita sadari kita akan mudah ter-trigger oleh hal-hal yang sangat sederhana dalam hidup. Oleh karena itu diperlukannya melakukan penyembuhan emosi atau biasa disebut dengan Emotional Healing.

Emotional Healing

Apa sih Emotional Healing itu? Emotional Healing sendiri diartikan sebagai proses mengakui, mengizinkan, menerima, mengintegrasikan, dan memproses pengalaman hidup yang menyakitkan dan emosi yang kuat. Dalam prosesnya melibatkan empati, pengendalian diri, kasih sayang terhadap diri, dan penerimaan diri. Penyembuhan emosional akan berbeda untuk setiap orang. Secara sederhananya, Emotional Healing adalah kemampuan kita untuk mengenali peristiwa dan keadaan yang pernah terjadi dalam hidup kita, terutama kejadian yang berkaitan dengan emosi-emosi negatif yang menghambat diri kita untuk maju.

Lalu bagaimana caranya agar kita dapat mencapai Emotional Healing? Sebenarnya mudah untuk merealisasikan Emotional Healing ini, hal yang paling membantu untuk mencapai Emotional Healing ini sendiri adalah terapi dan obat obatan. Tetapi terlepas dari dua hal tersebut, Emotional Healing juga dapat dilakukan dengan mengikuti tips di bawah ini:

  • Jadilah dirimu sendiri. Yang dimaksud disini bukan berarti kita selfish, tetapi menetapkan batasan yang mau kita buat dalam hidup yang kita yakini sebagai sebuah kebenaran dan tidak berusaha untuk mengesampingkan tanggung jawab kita.

  • Ciptakan dirimu sendiri. “aku ini mau jadi siapa sih?” “sebenarnya apa yang aku inginkan untuk diriku ini?” self-talk semacam ini lah yang membuat kita tahu bagaimana dan seperti apa kita harus membentuk diri kita.

  • Cintai dirimu. Kita harus menerima diri kita apa adanya tanpa mengesampingkan tanggung jawab kita. Jangan dengarkan ekspektasi orang lain, tetapi ciptakanlah ekspektasi untuk dirimu sendiri agar mudah untuk mencintai diri sendiri

  • Kuasai pikiranmu. Menguasai pikiran bukan berarti kita harus mengendalikan semua emosi yang terjadi harus positif, tetapi kita harus berusaha memberikan respon negatif seminimal mungkin ketika kita tahu kalau pikiran kita negatif.

  • Memaafkan, bukan berarti kita melupakan. Tidak apa-apa ketika kita belum melupakan trauma tersebut, tetapi dengan memaafkan kita bisa lebih mudah mengendalikan diri kita.

Selain penting untuk diterapkan dalam kehidupan, Emotional Healing ini memiliki banyak manfaat diantaranya:

  • Bisa melepaskan beban-beban emosi di masa lalu. Ketika kita sudah mencapai Emotional Healing, kita akan mudah berdamai dengan ketakutan ketakutan akan masa lalu yang traumatik dan kita menjadi mampu untuk menghadapi kegagalan kegagalan berikutnya.

  • Lebih mindful dalam mengontrol emosi

  • Terhindar dari tekanan batin

  • Lebih mudah menerima keadaan

  • Mudah untuk memaafkan sesuatu

Emotional Healing sangatlah penting untuk diterapkan dalam kehidupan seorang manusia agar dapat meneruskan hidupnya untuk terus maju dan survive dengan berdamai sama masa lalu atau hal-hal traumatik yang terjadi di masa lampau. Dengan merealisasikan Emotional Healing ini, kita akan menjadi pribadi yang lebih bisa menerima diri kita apa adanya dan secara tidak langsung kita akan jauh lebih mencintai diri kita sendiri.

Referensi

Heath, M. A., Sheen, D., Leavy, D., Young, E. L., & Money, K. (2005). Bibliotherapy: A resource to facilitate emotional healing and growth. School Psychology International, 26, 563-580.

Analisa. 2022, 19 Oktober. MengAnalisa - Emotional Healing: Cara Self Talk Ketika Kamu Sedang Terluka [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=BPDsPWRKd4Y

Maisel, E. (2013, September 16). 10 Tips for Emotional Healing. https://www.psychologytoday.com/us/blog/rethinking-mental-health/201309/10-tips-emotional-healing