Konten dari Pengguna

Hilirisasi Hasil Perikanan Dimulai dari Desa: Buka Peluang Ekonomi Dusun Buwek

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nisrina Fauziah Jauhar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malang – Potensi budidaya ikan lele dan nila di Dusun Buwek, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat. Namun, hasil panen selama ini masih didominasi penjualan ikan dalam kondisi segar sehingga nilai jualnya relatif rendah dan sangat bergantung pada harga pasar. Ketika panen berlangsung secara bersamaan, kondisi tersebut kerap menyebabkan harga ikan turun dan berpengaruh terhadap pendapatan pembudidaya.

Berangkat dari kondisi tersebut, Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah-'Aisyiyah (KKN Mas) 2026 Kelompok 45 menghadirkan serangkaian program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan nilai tambah hasil budidaya perikanan. Program tersebut tidak hanya memperkenalkan teknologi tepat guna, tetapi juga memberikan pelatihan pengolahan produk, penguatan pemasaran, hingga digitalisasi informasi dusun sebagai langkah mendukung pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Foto by: Kelompok 45
zoom-in-whitePerbesar
Foto by: Kelompok 45

Salah satu program utama yang dilaksanakan adalah pembuatan smoke drum, yaitu alat pengasapan ikan yang dirancang menggunakan teknologi sederhana, mudah dioperasikan, dan memiliki biaya pembuatan yang relatif terjangkau. Teknologi ini menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mengolah hasil panen menjadi produk seperti lele asap yang memiliki masa simpan lebih lama dan nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan ikan segar.

Penerapan teknologi tersebut kemudian dilanjutkan melalui pelatihan dan praktik pengolahan hasil panen bersama warga Dusun Buwek. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pengetahuan mengenai proses pengasapan ikan yang higienis, penggunaan smoke drum, hingga teknik penanganan produk setelah proses pengolahan agar kualitas dan cita rasa tetap terjaga. Kegiatan praktik ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha pengolahan hasil perikanan secara mandiri.

Tidak berhenti pada proses produksi, KKN MAs 2026 Kelompok 45 juga menyelenggarakan pelatihan branding, desain kemasan, dan strategi pemasaran. Pelatihan tersebut bertujuan membantu masyarakat memahami pentingnya identitas produk dalam meningkatkan daya saing di pasar. Peserta dikenalkan pada cara membuat kemasan yang lebih menarik, menyusun merek produk, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital di tingkat dusun, tim KKN turut mengembangkan website Dusun Buwek. Website ini dirancang sebagai media informasi yang memuat profil dusun, potensi wilayah, dokumentasi kegiatan masyarakat, hingga publikasi produk unggulan lokal. Kehadiran media digital tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi potensi Dusun Buwek sekaligus mempermudah akses informasi bagi masyarakat maupun pihak luar.

Selain program yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi, KKN emas 2026 Kelompok 45 juga menginisiasi pelaksanaan permainan dan lomba tradisional yang melibatkan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menghidupkan kembali permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gawai.

Seluruh rangkaian program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi terhadap potensi dan kebutuhan masyarakat Dusun Buwek. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah jangka pendek, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu mengembangkan potensi perikanan secara berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan peserta KKN MAs 2026 Kelompok 45, berbagai program yang dijalankan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong hilirisasi hasil budidaya perikanan di tingkat desa. Pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah, didukung dengan penguatan pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dusun Buwek.