Konten dari Pengguna

Kebakaran Gunung Bromo: Dampak Ekonomi dan Lingkungan yang Mengkhawatirkan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Noel Manurung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Photo by Roman Kirienko: https://www.pexels.com/photo/volcanic-mountains-with-steam-coming-out-8775535/
zoom-in-whitePerbesar
Photo by Roman Kirienko: https://www.pexels.com/photo/volcanic-mountains-with-steam-coming-out-8775535/

Pada 6 September 2023, kawasan Bukit Teletubbies di Gunung Bromo, Jawa Timur, mengalami kebakaran yang disebabkan oleh penggunaan flare dalam sesi foto prewedding. Kebakaran ini menghanguskan sekitar 274 hektare lahan dan hutan, mengakibatkan kerusakan signifikan pada vegetasi endemik dan habitat satwa liar.

Selain kerusakan lingkungan, kebakaran ini berdampak pada sektor pariwisata lokal. Kawasan wisata Gunung Bromo terpaksa ditutup total sejak 6 September 2023 hingga waktu yang belum ditentukan, menyebabkan kerugian ekonomi bagi masyarakat sekitar yang bergantung pada pendapatan dari sektor pariwisata.

Penting untuk menyoroti bahwa penggunaan flare dalam aktivitas foto prewedding di kawasan konservasi tanpa izin merupakan pelanggaran yang dapat merusak ekosistem dan mengganggu keseimbangan alam. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama di kawasan wisata alam yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Upaya pemulihan pasca kebakaran memerlukan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya untuk merehabilitasi lahan yang terbakar, melindungi flora dan fauna yang terdampak, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.