Konten dari Pengguna

Susahnya Jadi Perempuan!

Norma Nabila Putri

Norma Nabila Putri

Ilmu komunikasi,Universitas Muhammadiyah Tanggerang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Norma Nabila Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sumber foto dari canva by: normanabila
zoom-in-whitePerbesar
sumber foto dari canva by: normanabila

Menjadi perempuan itu susah serba salah. di mana perempuan selalu dituntut menjadi makhluk sempurna. Perempuan tidak bisa bergerak bebasnya, selalu merasa kesulitan untuk menjadi dirinya sendiri, perempuan harus ini, perempuan harus itu. Apalagi banyak omongan yang dituju untuk perempuan. Perempuan selalu serba salah, ingin melakukan apapun yang dia suka selalu saja mendapat larangan dan cibir.

''perempuan itu harus baik, berbicara dengan tutur kata yang lembut dan sopan", “ Tidak usah sekolah tinggi-tinggi nanti ujung-ujungnya juga di rumah ","Jangan di atas laki-laki nanti buat minder laki-laki terus susah dapat jodoh", "Masa perempuan tidak bisa masak''.Kata - kata ini yang membuat perempuan merasa hidupnya di kekang.

Padahal perempuan berkeinginan sekolah yang tinggi untuk masa depannya nanti, yang akan menjadi seorang ibu sekaligus guru untuk anaknya, dan menurut Psikologi ibu menurunkan kecerdasan dan cara berpikir kepada anaknya. Perempuan berkarier selalu beranggapan ingin di atas laki-laki dan laki-laki takut merasa bersaing, tetapi ada juga yang mengatakan, perempuan di rumah saja menjadi ibu rumah tangga selalu dikiranya cuma jadi pengangguran. "Pakai baju yang feminim kamu itu perempuan", jika perempuan memakai baju yang terbuka dianggap anak nakal. perempuan, bebas mengekspresikan, apa yang dia suka. Perempuan jerawat di bilang tidak bisa merawat diri, perempuan yang belum menikah dibilang tidak laku, terlalu pemilih. Tetapi ketika sudah menikah ditanya Kapan punya anak?", katanya belum 100% menjadi perempuan kalo belum pernah merasakan yang namanya melahirkan .

Apalagi ditambah dengan para laki-laki yang selalu memandang perempuan dari fisik dengan standar kecantikan yang tidak masuk akal. Katanya perempuan itu harus putih, kulit mulus, badan langsing, rambut panjang lurus atau berbagai celoteh lainnya, perempuan bagaikan objek bagi laki-laki Kenyataannya, semua perempuan itu memiliki kecantikan masing-masing kecantikan bukan hanya dari fisik melainkan dari hati dan etika.dapat dijelaskan, bahwa perempuan harus dituntut berhasil semua bidang, bagus di dunia karier, rumah tangga, pendidikan, penampilan fisik, berperilaku baik, pintar masak, harus bisa mandiri.

Perempuan bukan objek, perempuan juga ingin bebas melakukan apa yang dia mau. "Susah jadi perempuan, apalagi sekarang ini masih banyak masyarakat yang berpikiran zaman dahulu". Perempuan bisa setara dengan laki-laki Jadi setop menuntut perempuan karena pada dasarnya perempuan juga makhluk yang tidak sempurna, perempuan makhluk yang rapuh, perempuan sejatinya hanya ingin dihargai. Dan untuk para perempuan jadilah apa yang kalian inginkan dan jangan takut untuk memulai apapun yang kalian suka.