Kenaikan Harga BBM, Pro atau Kontra?

Saya mahasiswi dari Universitas Jenderal Soedirman prodi Sastra dan Bahasa Indonesia
Tulisan dari Novanda Bemika Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masih banyak yang beranggapan bahwa kenaikan harga BBM ini masih berpengaruh baik, tetapi lebih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa kenaikan harga BBM ini berpengaruh buruk baginya.
Kenaikan harga BBM jenis pertamax telah resmi pada 1 April 2022. Hal ini disebabkan karena harga minyak mentah dunia yang sedang jatuh. Setelah mendengar berita tersebut, banyak masyarakat resah khususnya para pekerja yang bersinggungan langsung seperti tukang ojek, supir angkutan umum, ojol dan lain sebagainya. Padahal kenaikan bbm juga memiliki pengaruh positif bagi masyarakat. Lalu apa dampak positifnya?
1. Mengurangi jumlah penggunaan kendaraan pribadi yang menyebabkan kemacetan
Menurut data dalam website Badan Pusat Statistik, di Indonesia penambahan jumlah kendaraan pribadi seperti motor dan mobil semakin meningkat setiap tahunnya. Hal Ini yang menyebabkan kemacetan tidak kunjung membaik. Lalu apakah kenaikan harga BBM sangat berpengaruh dalam pengurangan jumlah kendaraan pribadi? Tentu saja benar. Murahnya harga BBM membuat masyarakat boros dan selalu bergantung dengan kendararaan pribadinya.
2. Mengurangi polusi udara
Kenaikan harga BBM membuat masyarakat berhemat dan lebih memilih naik transporatasi umum atau nebeng ketimbang membawa kendaraan pribadinya. Hal ini yang menyebabkan pengurangan jumlah transportasi sehingga dapat mengurangi polusi udara.
3. Mendorong kreativitas dan inovasi
Kenaikan harga BBM mendorong masyarakat lebih berpikir kreatif dan inovatif untuk menghindari penggunaan BBM yang berlebihan seperti menciptakan transportasi ramah lingkungan. Salah satu contohnya seperti produksi mobil listrik.
4. Menambah anggaran pemerintah
Selain masyarakat, dampak positif sangat berpengaruh terutama pada pemerintah. APBN yang tidak stabil membuat pemerintah kewalahan. Kenaikan harga BBM dapat menambah anggaran pemerintah dan pemerintah akan memastikan APBN tetap stabil dengan menaikan harga BBM. Pemerintah tidak bisa mengandalkan pemasukan negara karena subsidi yang selalu diluar perkiraan.
Walaupun banyak dampak positif dalam kenaikan harga BBM, Masih banyak masyarakat yang kontra terhadap hal tersebut, khususnya para masyarakat kalangan bawah. Kebutuhan akan komoditas BBM sangat berpengaruh terhadap semua aspek kehidupan seperti harga barang dan jasa lainnya. Lalu apa saja dampak negatif terhadap kenaikan harga BBM?
1. Inflasi atau kenaikan harga barang lainnya
Kenaikan harga BBM membuat biaya transportasi lebih besar. Hal ini yang menyebabkan harga pasar sangat bergejolak tinggi. Apalagi pasar kota sangatlah berpengaruh terhadap hal tersebut. Contoh kasusnya seperti, perkebunan sayuran di dataran tinggi sangatlah jauh dari perkotaan dan masih banyak jalanan yang rusak dan berlubang. Hal ini yang membuat harga sayuran bergejolak tinggi di karenakan ongkos pengiriman yang jauh serta naiknya harga BBM.
2. Kenaikan biaya transportasi umum
Seperti yang dikatakan sebelumnya, kenaikan harga BBM membuat biaya transportasi lebih besar. Hal ini yang membuat masyarakat resah, memilih naik transportasi umum atau kendaraan pribadi. Jika naik transportasi umum, ongkosnya pasti akan lebih mahal, tetapi jika membawa kendaraan pribadi, pembelian bensin juga mahal, ditambah kalau membawa kendaraan sendiri lebih capek karena macet.
3. Meningkatnya angka kemiskinan
Masyarakat kecil atau masyarakat kelas bawah sangat berpengaruh terhadap masalah kenaikan BBM. Walaupun pemerintah menjanjikan kompensasi tetapi kompensasi yang diberikan juga pasti tidak begitu berpengaruh karena minimnya kompensasi yang diberikan. Pasti masyarakat kecil banyak yang mengandalkan bantuan sosial seperti bantuan sembako. Karena kenaikan masalah ini berpengaruh terhadap kebutuhan pokok masyarakat.
4. Memicu kasus pencurian
Kebutuhan pokok yang serba mahal membuat masyarakat lebih berhemat. Tetapi untuk masyarakat kecil yang tidak mampu membeli semua kebutuhannya dikarenakan kenaikan harga barang, hal ini yang membuat banyaknya kasus pencurian. Contohnya banyak kasus pencurian di dalam supermarket dengan cara mengumpatkan barang kebutuhan yang ada di supermaret ke dalam baju ataupun cara lainnya untuk mencuri sesuatu yang tidak bisa dibeli karena harganya yang mahal.
