KKN UNDIP Edukasi Siswa SMPN 3 Tawangsari Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja
Tulisan dari Novi Diana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sukoharjo, 31 Juli 2026 — Pencegahan bullying dan kenakalan remaja menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler TIM II Universitas Diponegoro melalui kegiatan edukasi di SMPN 3 Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Mengusung tema “Generasi Berkarakter: Pencegahan Bullying dan Kenakalan Remaja”, kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai perilaku perundungan, kenakalan remaja, serta pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang aman dan positif.
Novi Diana Avelia, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Diponegoro menjadi salah satu pelaksana kegiatan ini bersama mahasiswa KKN lainnya. Edukasi diberikan dengan menyesuaikan materi pada karakteristik siswa sehingga pembahasan mengenai bullying dan kenakalan remaja dapat dipahami secara lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Materi bullying mencakup pengertian, jenis, faktor penyebab, dampak, serta langkah pencegahan dan penanganannya. Sementara itu, pembahasan kenakalan remaja mencakup bentuk perilaku, faktor yang memengaruhi, dampak yang ditimbulkan, serta upaya untuk menghindarinya. Materi tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran siswa agar mampu mengenali perilaku yang tidak tepat, menjaga pergaulan, dan menghargai sesama.
Mahasiswa KKN UNDIP juga menerapkan pendekatan edukasi interaktif melalui kuis, games, dan ice breaking. Metode ini digunakan untuk mendorong keterlibatan siswa sekaligus mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Dengan pendekatan tersebut, edukasi tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga mendorong siswa untuk berpartisipasi dan merefleksikan perilaku dalam lingkungan pergaulan mereka.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pencegahan bullying, peserta bersama pihak terkait turut melakukan penandatanganan banner anti-bullying. Kegiatan tersebut menjadi simbol dukungan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNDIP turut mendukung upaya sekolah dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pencegahan bullying dan kenakalan remaja. Edukasi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi dapat diterapkan melalui sikap saling menghargai, menjaga hubungan positif, serta berani mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi perilaku bullying di lingkungan sekitar.

