Konten dari Pengguna

Pemetaan Administrasi & Sarpras Desa Bebel: Inisiatif KKN untuk Efisiensi Desa

Novia Gavina

Novia Gavina

Mahasiswa Universitas Diponegoro

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Novia Gavina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pemetaan Administrasi & Sarpras Desa Bebel: Inisiatif KKN untuk Efisiensi Desa

Foto penyerahan peta adminitrasi desa kepada Kepala Desa Bebel (Dokumentasi pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Foto penyerahan peta adminitrasi desa kepada Kepala Desa Bebel (Dokumentasi pribadi)

Bebel, 5 Agustus 2024 — Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertajuk “Peta Administrasi dan Peta Sarana Prasarana Desa Bebel” telah sukses dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi administrasi dan optimalisasi pemanfaatan sarana serta prasarana di Desa Bebel. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswi dari Universitas Diponegoro yang dilaksanakan pada tanggal 10 Juli hingga 19 Agustus 2024.

Sebagai bagian dari program, mahasiswi KKN telah menyusun Peta Administrasi Desa Bebel yang bertujuan untuk menyusun dan memvisualisasikan data administratif yang ada di desa. Peta ini mencakup berbagai informasi penting seperti batas wilayah antar RT, RW, maupun dusun. Peta administrasi ini akan mempermudah pengelolaan data dan memberikan gambaran yang jelas mengenai struktur administratif desa. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua data dikelola dengan baik dan memudahkan proses perencanaan serta pengambilan keputusan.

Peta Sarana Prasarana (Dokumentasi pribadi)

Selain peta administrasi, mahasiswi KKN juga berhasil menyusun Peta Sarana dan Prasarana Desa Bebel. Peta ini menggambarkan lokasi dan kondisi berbagai fasilitas umum seperti sekolah, masjid, jalan, sawah, mini market, lapangan, apotek TPU, TPQ, ekspedisi, kantor pos, perumahan, ruko, SMK, balai desa, BRI, dan BPT Bina Marga. Pemetaan ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kepada masyarakat. Dengan adanya peta sarana dan prasarana ini, diharap masyarakat desa bisa lebih mudah mengakses fasilitas umum dan pemerintah desa dapat lebih efisien dalam merencanakan pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur.”

Selama proses pembuatan peta, tim KKN melibatkan perangkat desa dan Masyarakat desa dalam pengumpulan data dan verifikasi informasi. Selain itu, dilakukan juga pelatihan kepada perangkat desa mengenai cara menggunakan peta ini untuk keperluan administrasi dan perencanaan.

Kepala Desa Bebel, Bapak Wahyudi, memberikan apresiasi terhadap program ini: “Kami sangat berterima kasih atas bantuan mahasiswa KKN. Peta-peta ini sangat membantu kami dalam menjalankan tugas administrasi dan perencanaan pembangunan desa.”

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi Desa Bebel, terutama dalam hal peningkatan kualitas layanan publik dan efisiensi pengelolaan sumber daya. Dengan adanya data yang lebih terstruktur dan mudah diakses, diharapkan perencanaan pembangunan desa bisa dilakukan dengan lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Penulis :Novia Gavina Puspita Rahmawati, Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Dosen Pembimbing Lapangan : Dr. Tuswan, S.T