Konten dari Pengguna

Mahasiswa UM BBM Latih Pokdarwis dan Anak Muda Produksi Konten Wisata Ranuagung

Nur Indah Fitriani

Nur Indah Fitriani

Mahasiswa S1 Hukum Universitas Negeri Malang

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nur Indah Fitriani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyampaian materi pelatihan kepada peserta
zoom-in-whitePerbesar
Penyampaian materi pelatihan kepada peserta

Probolinggo – Tim Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) Belajar Bersama Masyarakat (BBM) Desa Ranuagung menyelenggarakan Pelatihan Digital Konten Promosi Wisata Danau Ranuagung pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan perwakilan siswa SMA Desa Ranuagung dengan keterampilan produksi konten digital sebagai upaya memperkuat promosi Wisata Danau Ranuagung di era digital.

Pelatihan yang berlangsung di kediaman Ketua Pokdarwis, Pak Imam, diikuti oleh sekitar 15 peserta. Mengusung tema “Diskusi, Belajar, dan Praktik Konten Digital untuk Promosi Wisata Ranuagung”, kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan konten promosi wisata yang menarik dan informatif melalui media sosial.

Acara dibuka oleh moderator, Nur Indah Fitriani, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Koordinator Desa UM BBM Ranuagung, Irma Setyaningrum, serta Ketua Pokdarwis Desa Ranuagung, Pak Imam. Pada kesempatan tersebut, Tim UM BBM juga menyerahkan cendera mata sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dalam mendukung pengembangan potensi wisata Desa Ranuagung.

Ketua Pokdarwis Desa Ranuagung, Pak Imam, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, kemampuan membuat konten digital menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung promosi wisata di era digital.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga setelah mengikuti kegiatan ini, peserta mampu menghasilkan konten-konten promosi yang menarik sehingga Danau Ranuagung semakin dikenal oleh masyarakat luas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan,” ungkap Pak Imam.

Suasana penyampaian materi pelatihan digital konten promosi wisata kepada peserta.

Pada sesi inti, peserta memperoleh materi mengenai komunikasi dan pelayanan wisata, teknik dasar videografi menggunakan telepon genggam, storytelling, serta strategi membuat konten promosi yang menarik dan efektif di media sosial. Materi disampaikan oleh Farhan Nur Islami dan Muhammad Filbert Prasetya, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Malang, yang membagikan teknik produksi konten mulai dari proses perencanaan, pengambilan gambar, hingga penyusunan narasi yang efektif untuk promosi wisata di media sosial.

Peserta melakukan praktik pengambilan video di kawasan Wisata Danau Ranuagung didampingi pemateri.

Usai penyampaian materi, peserta diajak menuju kawasan Wisata Danau Ranuagung untuk mengikuti praktik lapangan. Pada sesi ini, peserta mempraktikkan teknik pengambilan gambar, menentukan sudut pengambilan video, serta menyusun konsep konten promosi secara langsung dengan didampingi pemateri dan panitia.

Sebagai tindak lanjut pelatihan, setiap peserta diberikan tugas untuk mengedit hasil video yang telah direkam dan mengumpulkannya dua hari setelah kegiatan. Hasil karya tersebut diharapkan dapat menjadi media promosi digital yang mampu memperkenalkan keindahan Danau Ranuagung kepada masyarakat yang lebih luas. Seluruh peserta yang menyelesaikan rangkaian pelatihan dan penugasan memperoleh e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka, sedangkan karya terbaik mendapatkan piagam penghargaan.

Antusiasme peserta terhadap pelatihan juga tercermin dari hasil evaluasi kegiatan. Berdasarkan angket kepuasan yang diisi oleh 15 responden, pelatihan ini memperoleh nilai rata-rata 4,8 dari skala penilaian 5, yang menunjukkan tingkat kepuasan peserta berada pada kategori sangat puas. Sesi praktik lapangan menjadi aspek yang paling diapresiasi dengan nilai rata-rata 4,9, diikuti pelaksanaan kegiatan yang juga memperoleh nilai 4,9. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang memadukan penyampaian materi dengan praktik lapangan dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memproduksi konten promosi wisata.

Foto bersama peserta, pemateri, Pokdarwis, dan Tim UM BBM Desa Ranuagung.

Melalui pelatihan ini, Tim UM BBM Desa Ranuagung berharap lahir lebih banyak kreator konten lokal yang mampu mempromosikan potensi wisata desa secara berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa, generasi muda, dan Pokdarwis diharapkan dapat memperkuat promosi digital sekaligus meningkatkan daya tarik Danau Ranuagung sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Probolinggo.

Penulis: Nur Indah Fitriani – Mahasiswa Universitas Negeri Malang, Tim UM BBM Desa Ranuagung.