Kolaborasi Mahasiswa UM BBM dalam Penyaluran Sembako Desa Ranuagung

Mahasiswa S1 Biologi Universitas Negeri Malang.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nur Intan Permata Hati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ranuagung, Probolinggo – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang tergabung dalam program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) 2026 turut berpartisipasi dalam kegiatan penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bentuk dukungan terhadap pemerintah desa dalam membantu kelancaran proses distribusi bantuan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat selama pelaksanaan pengabdian.
Sejak pagi hari, masyarakat telah berdatangan ke lokasi penyaluran dengan membawa dokumen persyaratan yang telah ditentukan. Sebelum bantuan disalurkan, setiap penerima terlebih dahulu menjalani proses verifikasi data untuk memastikan kesesuaian identitas dengan daftar penerima bantuan.

Pada tahap verifikasi, mahasiswa UM BBM membantu panitia dalam memeriksa kelengkapan dokumen penerima serta mencocokkan data administrasi. Kehadiran mahasiswa membantu mempercepat proses pelayanan sehingga antrean dapat berjalan lebih tertib dan efisien.
Selain membantu proses administrasi, mahasiswa juga mendampingi masyarakat selama tahapan penyaluran berlangsung. Warga diberikan arahan mengenai alur pengambilan bantuan sehingga proses distribusi dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Interaksi tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta memahami secara langsung pelaksanaan pelayanan publik di tingkat desa.
Setelah proses verifikasi selesai, bantuan sembako diserahkan kepada masyarakat yang telah memenuhi persyaratan. Paket bantuan yang diterima berupa kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima manfaat.
Selama kegiatan berlangsung, panitia juga terus melakukan pencocokan data penerima untuk memastikan bantuan tersalurkan kepada masyarakat yang berhak sesuai daftar yang telah ditetapkan. Proses ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketepatan sasaran penyaluran bantuan.
Keterlibatan mahasiswa UM BBM dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan desa yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui partisipasi aktif dalam penyaluran sembako, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai pentingnya kerja sama, kepedulian sosial, serta pelayanan kepada masyarakat.
Kolaborasi antara mahasiswa UM BBM, pemerintah Desa Ranuagung, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kegiatan kemasyarakatan dapat berjalan lebih efektif. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan pengabdian yang menjadi bagian dari pelaksanaan Belajar Bersama Masyarakat Universitas Negeri Malang.
